Puluhan Warga Sukajati Bakal Geruduk Kantor Desa 

banner 120x600

INDRAMAYU,(fokuspantura.com),- Puluhan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Untuk Keadilan (AMUK) Sukajati, akan mendesak Kuwu (Kepala Desa-red) Sukajati Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu, guna memberikan penjelasan temuan 1 ton beras Bantuan Pangan (banpang) yang tersimpan di dalam mobil Suzuki carry di garasi milik  Kuwu Sukajati, yang kemudian diamankan pihak kepolisian pada Jum’at dini hari, 25 September 2026.

“Maksud kedatangan kami akan mempertanyakan perihal 1 ton beras banpang di garasi kediaman kuwu, dimana kuwu itu sendiri adalah istri Ketua BPD Sukajati,” ujar Koordinator AMUK, Nanang Khaerul, melalui sambungan telefon, Kamis, 1 Oktober 2026.

Nanang juga mengatakan, untuk proses hukum saat ini masih terus berlanjut dan tengah dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian Polres Indramayu.

“Infonya, kemarin Kuwu dan Ketua BPD diperiksa Polres Indramayu,” terangnya.

Nanang menegaskan, selain menanyakan permasalahan tersebut sebagaimana warga terhadap kuwunya atau ibarat anak kepada orang tua, tidak ada maksud lain, namun jika tidak ditemui warga yang tergabung dalam AMUK akan membentangkan spanduk di hadapan kantor desa, sedangkan untuk rencana aksi masih dalam tahap reorganisir agar pergerakan warga terorganisir dengan baik.

“Agenda besok adalah audensi, untuk rencana selanjut kami mengorganisir setiap pergerakan agar penyampaian aspirasi warga ini tidak liar,” tandasnya.

Menanggapi permasalahan tersebut, Camat Haurgeulis, Rory Firmansyah, mengatakan, untuk jumlah peserta audensi sesuai surat pemberitahuan AMUK sebanyak 50 orang, menurutnya audensi yang dilakukan warga melalui AMUK ini adalah hak publik untuk menyampaikan pendapat dan itu diatur dalam undang undang, karena itu berharap pada pelaksanaanya tetap menjaga kondusifitas dengan menyampaikan aspirasi secara tertib.

“Sah-sah saja karena itu hak publik untuk menyampaikan pendapat dan kami pastikan audensi AMUK kepada Kuwu Sukajati dapat berjalan dengan tertib,” tandasnya. (Red/FP).

Mau copas berita, silahkan izin dulu
Mau copas berita, silahkan izin dulu