Pelajar SMKN dan SMAN di Bongas Ikuti Literasi Jurnalistik

banner 120x600

INDRAMAYU,(fokuspantura.com),-Puluhan siswa SMKN 1 dan SMAN 1 Bongas, Kabupaten Indramayu, menunjukkan antusiasme tinggi saat mengikuti kegiatan literasi jurnalistik. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para pelajar untuk mengenal lebih dekat dunia jurnalistik sekaligus mengasah kemampuan menulis dan menyampaikan informasi secara tepat digelae di gedung Laboratirium dan masjid setempat, Selasa, 15 Septemeber 2026.

Sejak kegiatan dimulai, para siswa terlihat aktif mengikuti setiap materi yang diberikan. Mereka tidak hanya menyimak pemaparan, tetapi juga terlibat dalam diskusi dan praktik sederhana mengenai proses pembuatan berita.

Materi literasi jurnalistik mencakup pengenalan dasar-dasar jurnalistik, teknik menentukan ide berita, penulisan judul, penyusunan lead, hingga cara menggali informasi melalui wawancara.

Antusiasme siswa semakin terlihat ketika mereka diberikan kesempatan untuk mencoba menyusun berita berdasarkan peristiwa yang ada di lingkungan sekolah. Sejumlah siswa tampak berani menyampaikan hasil tulisannya untuk mendapatkan masukan dan evaluasi.

Kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan budaya literasi di kalangan pelajar. Selain meningkatkan keterampilan menulis, pemahaman jurnalistik juga dapat membantu siswa bersikap lebih kritis dalam menerima dan menyebarkan informasi.

Di tengah derasnya arus informasi melalui media sosial, kemampuan memilah fakta menjadi hal penting. Para siswa diharapkan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi serta mampu membedakan fakta, opini, dan informasi yang menyesatkan.

Literasi jurnalistik juga menjadi bekal bagi siswa untuk lebih percaya diri dalam menyampaikan gagasan. Dari ruang kelas, kemampuan tersebut dapat berkembang menjadi karya yang bermanfaat bagi sekolah maupun masyarakat.

Kepala SMKN 1 Bongas, Leo Bagus Saputra, mengatakan, pelatihan jurnalistik disekolah merupakan salah satu strategi untuk menumbuhkan literasi peserta didik, sekaligus mendorong semangat menulis dengan kaidah jurnalistik, sehingga kedepannya para pelajar akan lebih tertib ketika bermedsos dan juga diharapkan mampu menerapkan praktek jurnalistik di sekolah.

“Outputnya dari kegiatan ini siswa dapat memahami etika bermedsos dan targetnya dapat menjadi jurnalis sekolah,” ujarnya.

Kepala SMAN 1 Bongas, H. Uswandi memaparkan, kegiatan literasi jurnalistik di sekolah diharapkan mampu membuka wawasan jurnalistik dan sebagai bekal siswa setelah lulus. Selain itu menurut dia kegiatan ini kali pertama dilaksanakan.

“Untuk kedepannya kami akan membuka Eskul tentang jurnalis mudah-mudahan bisa bermanfaat baik untuk lembaga maupun anak-anak kita,” paparnya.

Sementara, menurut salah satu narasumber, Robi Cahyadi memaparkan, peningkatan literasi jurnalistik juga diharapkan dapat membangun sikap kritis siswa dalam menghadapi derasnya arus informasi di era digital. Kemampuan memilah informasi menjadi semakin penting agar peserta didik tidak mudah menerima maupun menyebarkan informasi yang belum teruji kebenarannya.

Selain mengasah kemampuan menulis, jurnalistik juga melatih keberanian siswa untuk berkomunikasi dan menggali informasi dari berbagai sumber. Pengalaman melakukan wawancara secara langsung dapat menjadi bekal berharga bagi siswa dalam membangun kemampuan komunikasi.

“Kami disini memberikan materi dasar jurnalistik tentang H5+1H undang-undang pers dan bagaimana bermain medsos yang baik dan benar,” ujar redaktur fikuspantura.com

Dengan kegiatan jurnalistik yang dilakukan secara berkelanjutan, SMKN 1 Bongas diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya terampil dalam menulis, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Selain itu menurut dia. Karya-karya jurnalistik siswa pun dapat menjadi sarana untuk merekam berbagai aktivitas positif di sekolah sekaligus menyuarakan kreativitas dan gagasan peserta didik.

“Semoga dengan pembekalan literasi jurnalistik kedepan siswa siswi SMKN 1 Patrol mampu berpikir kritis dan tak termakan berita hoaxs,” imbuhnya.

Melalui kegiatan ini, SMKN Bongas dan SMAN 1 Bongas tidak hanya mendorong siswa gemar membaca dan menulis, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya menyampaikan informasi secara akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.

Salah satu siswa SMKN 1 Bongas, Anira menceritakan, pengalaman pertamanya bersama puluhan siswa yang lain ikut serta pada literasi jurnalistik yang diadakan pihak sekolah.

“Seneng. Dapet ilmu baru dan mudah-mudahan kedepan bisa membedakan berita hoaxs dan tidak,” ucapnya.

Senada dikatakan siswi SMAN 1 Bongas, Dias, bersama puluhan siswa lainnya nerasa senang ikut literasi jurnalistik. Kendati kali pertama, dirinya merasa tertarik dalam dunia jurnalistik.

“Senang. dapet ilmu baru baru pertama kali tertarik juga sih,” tuturnya.

Dengan semangat dan antusiasme yang ditunjukkan para peserta, literasi jurnalistik diharapkan dapat menjadi langkah awal lahirnya generasi muda yang kritis, kreatif, dan cakap dalam menghadapi perkembangan dunia informasi. (Khaer/Red/FP).

Mau copas berita, silahkan izin dulu
Mau copas berita, silahkan izin dulu