INDRAMAYU, (fokuspantura.com),- SMK Negeri 1 Patrol Kabupaten Indramayu terus mendorong peningkatan kemampuan literasi siswa melalui kegiatan jurnalistik. Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah sekolah dalam membekali peserta didik dengan keterampilan menulis, mengolah informasi, serta menyampaikan fakta secara baik dan bertanggung jawab. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 11 September 2026.
Kepala SMKN 1 Patrol, H. Hadi Mulyono, melalui Wakasek Hubungan Industri, Niman Cariman, mengatakan pengenalan jurnalistik di lingkungan sekolah tidak hanya menjadi ruang bagi siswa untuk belajar menulis berita.
“Lebih dari itu, peserta didik diajak memahami proses mencari informasi, melakukan wawancara, menyusun data, hingga mengemasnya menjadi sebuah karya jurnalistik yang informatif,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan pada dasar-dasar jurnalistik. Mulai dari menentukan topik, membuat judul dan teras berita, mengembangkan unsur 5W+1H, hingga pentingnya melakukan verifikasi informasi sebelum dipublikasikan.
Narasumber kegiatan, Robi Cahyadi, memaparkan bahwa peningkatan literasi jurnalistik juga diharapkan dapat membangun sikap kritis siswa dalam menghadapi derasnya arus informasi di era digital.
“Kami di sini memberikan materi dasar jurnalistik tentang 5W+1H, Undang-Undang Pers, dan bagaimana bermedia sosial yang baik dan benar,” kata Pimpinan Redaksi Fokuspantura.com.
Menurutnya, kemampuan memilah informasi menjadi sangat penting agar peserta didik tidak mudah menerima maupun menyebarkan informasi yang belum teruji kebenarannya. Selain mengasah kemampuan menulis, jurnalistik juga melatih keberanian siswa untuk berkomunikasi dan menggali informasi dari berbagai sumber. Pengalaman melakukan wawancara secara langsung dapat menjadi bekal berharga dalam membangun kemampuan komunikasi.
Dengan kegiatan jurnalistik yang dilakukan secara berkelanjutan, SMKN 1 Patrol berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya terampil dalam menulis, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Karya-karya jurnalistik siswa pun diharapkan dapat menjadi sarana merekam aktivitas positif di sekolah sekaligus menyuarakan kreativitas dan gagasan peserta didik.
“Semoga dengan pembekalan literasi jurnalistik ini, siswa-siswi SMKN 1 Patrol mampu berpikir kritis dan tidak mudah termakan berita hoaks,” pungkasnya.
Sejumlah peserta ketika dikonfirmasi mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut bersama puluhan siswa lainnya.
“Senang, dapat ilmu baru. Mudah-mudahan ke depan bisa membedakan berita hoaks dan yang bukan,” ucapnya. (Khaer/Red/FP).



























