INDRAMAYU, (fokuspantura.com),- Di tengah semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kisah para veteran kembali menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati masyarakat hari ini lahir dari perjuangan dan pengorbanan panjang para pendahulu bangsa.
Di balik kemeriahan pengibaran bendera Merah Putih, berbagai perlombaan, hingga puncak rangkaian kegiatan menyambut HUT RI ke-81, masih ada para veteran yang menjalani kehidupan dengan segala keterbatasannya. Usia yang semakin senja menjadi saksi perjalanan mereka dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan.
Bagi para veteran, kemerdekaan bukan sekadar seremoni tahunan. Mereka pernah berada di garis depan perjuangan ketika bangsa Indonesia menghadapi berbagai ancaman dari luar. Pengorbanan tenaga, waktu, bahkan nyawa menjadi bagian dari perjalanan yang tidak selalu mudah.
Kisah ini di ceritakan salah satu Veteran asal Kecamatan Patrol, M. Kartiwan, menceritakan ia bersama tentara veteran lain berjuang untuk mengusir Belanda di Desa Sanca.
“Umur saya lahir 1928. Tugasnya di Sanca Gantar melawan Belanda,” ujarnya kepada fokuspantura.com, Senin, 17 Agustus 2026.
Kini, ketika usianya telah lanjut dan semakin ringkih, untuk berjalan pun tak mampu hanya mampu digendong. Kartiwan juga menceritakan menerima tunjangan dari pemerintah setiap bulannya.
“Setiap bulan dapet dua juta tujuh ratus dari pemerintah,” imbuhnya.
Ia juga berharap generasi muda tidak melupakan sejarah. Perjuangan yang telah dilakukan para pahlawan dan veteran hendaknya menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk menjaga persatuan, mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif, serta berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Momentum HUT RI ke-81 pun menjadi kesempatan untuk kembali menengok kehidupan para veteran. Di saat bangsa merayakan kemerdekaan dengan penuh suka cita, semangat perjuangan mereka hendaknya tetap hidup dalam ingatan masyarakat.
Sebab, kemerdekaan yang dirayakan setiap 17 Agustus bukanlah hadiah. Di balik Merah Putih yang berkibar, terdapat pengorbanan dan perjuangan panjang yang dilakukan oleh para pendahulu bangsa.
Kini, tugas generasi penerus adalah memastikan jasa para pahlawan dan veteran tidak berhenti menjadi cerita sejarah, tetapi menjadi nilai yang terus hidup dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (Khaer/Red/FP).



























