Ruas Jalan Sidamulya Mendadak Dipadati Warga

banner 120x600

INDRAMAYU,(fokuspantura.com),-Minggu pagi di Desa Sidamulya terasa berbeda. Jalan yang biasanya dilalui aktifitas bisingnya hilir mudik kendaraan berubah menjadi ruang publik yang dipenuhi warga. Ada yang berjalan santai, mengayuh sepeda, berolahraga, bercengkerama bersama keluarga, hingga menikmati berbagai aktivitas yang disuguhkan dalam Car Free Day (CFD) 2026.

Kegiatan yang digelar Pemerintah Desa (Pemdes) Sidamulya Kecamatan Bongas Kabupaten Indramayu, itu bukan sekadar menghadirkan suasana bebas kendaraan. Lebih dari itu, CFD menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, bersosialisasi, sekaligus menjaga kebugaran tubuh.

Sejak pagi, warga mulai berdatangan. Anak-anak tampak antusias mengikuti aktivitas, sementara para orang tua memanfaatkan waktu akhir pekan untuk berolahraga dan menikmati suasana desa tanpa hiruk-pikuk kendaraan.

Di sepanjang lokasi kegiatan, suasana kebersamaan begitu terasa. Sapaan antarwarga, tawa anak-anak, dan aktivitas olahraga membuat Minggu pagi di Sidamulya menjadi lebih hidup. Terlebih terpotret banyak stand pelayanan administrasi publik berdiri kokoh siap melayani masyarakat dengan cuma-cuma alias gratis.

Camat Bongas, Deddy Irawan memaparkan, CFD di Desa Sidamulya ini merupakan salah satu program bupati Indramayu guna menggerakan ekonomi lokal khususnya di Kecamatan Bongas. Selain itu kata Deddy, kegiatan yang baru kali pertama dilakasanakan diharapan kedepannya dilaksanakan berkelanjutan.

“CFD kali ini mendatangkan pelayanan publik ada beberapa pelayanan dari Disdukcapil, BPJS ketenaga kerjaan, cek kesehatan, BPOM, perizinan satu atap, dan lain-lain. Yang semuanya itu untuk memberikan pelayanan lebih dekat dan dilaksanakan secara gratis supaya masyarakat lebih mudah mendapatkan pelayanan publik,” paparnya kepada fokuspantura.com, Minggu, 30 Agustus 2026.

Sementara Kuwu / Kepala Desa Sidamulya, Suwarno, pelaksanaan CFD diharapkan dapat menjadi agenda positif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ruang publik yang sementara bebas dari kendaraan memberikan kesempatan kepada warga untuk beraktivitas dengan lebih nyaman dan aman. Selain itu banyak pelayanan admisistrasi yang digelas

Selain aspek kesehatan, kegiatan tersebut juga membuka ruang interaksi sosial. Warga yang sehari-hari disibukkan dengan pekerjaan dapat bertemu dan berkomunikasi dalam suasana yang lebih santai.

“Pemdes Sidamulya mendapatkan kepercayaan program Car Free Day, Alhamdulillah, didepan balai desa ada pelayanan dari Bappeda, Dinas Penanaman Modal terpadau Samsat, BPJS ketanakerjaan. Alhamdulillah semuanya gratis mudah-mudahan masyarakat dengan adanya pelayanan bisa terbantu dan bisa menginspirasi desa-desa lain untuk mengadakan CFD ini,” ujarnya.

Terpotret antusiasme masyarakat menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut. Kehadiran warga dari berbagai usia menunjukkan bahwa ruang publik di tingkat desa memiliki peran besar dalam membangun kehidupan sosial yang lebih guyub.

CFD Sidamulya 2026 pun menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana sebuah jalan dapat berubah fungsi. Dari jalur kendaraan menjadi tempat warga bergerak, bertemu, dan menikmati pelayanan publik didapatkan secara gratis.

Minggu pagi di Sidamulya akhirnya bukan hanya tentang jalan yang bebas kendaraan. Ia menjadi tentang warga yang bebas sejenak dari rutinitas, bertemu dengan sesama, dan menikmati ruang bersama di kampung sendiri. (Khaer/Red/FP).

Mau copas berita, silahkan izin dulu
Mau copas berita, silahkan izin dulu