Menuju Kantor Desa, Kuwu Sukaslamet Tunggang Kuda Hias 

banner 120x600

INDRAMAYU, (fokuspantura.com),– Warga Desa Sukaselamet, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, tumpah ruah di ruas jalan utama menuju halaman kantor desa. Tradisi tahun yang digelar pemdes setempat dalam rangka Sedekah Bumi  menyambut musim tanam 2026/2027, yang disemarakam dengan karnaval dimana Kuwu (Kepala Desa-red) menunggang kuda hias,  Selasa 8 Setember 2026.

Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk memanjatkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa sekaligus mempererat persatuan dan gotong royong warga Desa Sukaselamet.

Kuwu Desa Sukaselamet, Rajudin, mengatakan Sedekah Bumi merupakan tradisi yang terus dipertahankan masyarakat setiap menjelang musim tanam padi maupun palawija.

“Harapan kami dari Pemerintah Desa Sukaselamet, melalui Sedekah Bumi ini hasil panen dan pengolahan hasil bumi masyarakat dapat maksimal serta mendapatkan keberkahan dari Yang Maha Kuasa,” ujar Rajudin.

Menurutnya, tahun ini pelaksanaan Sedekah Bumi terasa lebih istimewa. Dari empat titik yang menyelenggarakan tradisi tersebut, masyarakat juga menggelar karnaval yang mendapat antusiasme tinggi dari warga.

Rajudin mengungkapkan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk kembali menyatukan masyarakat setelah sebelumnya sempat terjadi perbedaan dan perselisihan antarsesama warga.

“Alhamdulillah, hari ini masyarakat bisa bersatu, bahu-membahu dan bergotong royong menyukseskan kegiatan sekaligus mendukung pembangunan Desa Sukaselamet,” katanya.

Ia mengapresiasi seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi sehingga rangkaian Sedekah Bumi dan karnaval dapat berjalan dengan lancar, aman dan kondusif.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada unsur Forkopimcam Kecamatan Kroya, termasuk Camat, Kapolsek dan Danramil, yang turut membantu menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan.

“Terima kasih kepada seluruh warga dan Forkopimcam yang telah membantu. Ini membuktikan bahwa masyarakat Sukaselamet bisa guyub dan bersatu dalam menjaga tradisi serta membangun desa,” ungkapnya.

Rajudin berharap tradisi Sedekah Bumi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana memperkuat rasa syukur, persaudaraan dan kepedulian sosial masyarakat.

“Dengan bersyukur dan bersedekah, mudah-mudahan warga kami diberikan kesehatan, keberkahan dalam mengolah pertanian, sehingga masyarakat bisa semakin sejahtera, aman dan tenteram,” tuturnya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan agar suasana guyub, rukun dan gotong royong di Desa Sukaselamet tetap terpelihara.

“Ke depan, persatuan dan kesatuan ini harus terus kita jaga bersama,” pungkasnya. (Jay/Red/FP).

Mau copas berita, silahkan izin dulu
Mau copas berita, silahkan izin dulu