INDRAMAYU, (Fokuspantura.com ),– Sosok Dr. Amin Hidayat dikenal luas sebagai tokoh pendidikan, organisatoris, sekaligus pegiat sosial yang konsisten mengabdikan diri untuk kemajuan masyarakat. Dengan perjalanan pendidikan yang panjang dan kiprah organisasi yang luas, ia menjadi salah satu figur inspiratif di Kabupaten Indramayu.
Lahir di Kabupaten Indramayu pada 20 April 1983, Amin Hidayat merupakan putra pertama dari enam bersaudara pasangan K.H. Syaerozi dan Hj. Jam’iyah. Dalam kesehariannya, ia dikenal sebagai pribadi sederhana, ramah, dan mudah bergaul dengan berbagai kalangan. Hobi bersepeda ontel serta kegemarannya menyantap singkong rebus menjadi cerminan kesederhanaan yang tetap melekat dalam dirinya.
Di mata keluarga, sahabat, maupun masyarakat, Amin dikenal santun dalam bertutur kata, penyabar, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama. Sikap suka menolong dan aktif menjalin silaturahmi membuat dirinya dihormati dan disegani banyak orang.
Perjalanan pendidikan Amin Hidayat dimulai dari MI Hidayatun Nasyi’ien dan lulus pada tahun 1996. Selanjutnya ia menempuh pendidikan di MTs Negeri Krangkeng hingga lulus tahun 1999, kemudian melanjutkan ke MA Al-Huda Malang dan menyelesaikannya pada tahun 2002.
Semangatnya dalam menuntut ilmu terus berlanjut hingga perguruan tinggi. Pada tahun 2007, ia berhasil meraih dua gelar sarjana sekaligus, yakni dari Fakultas Psikologi UIN Malang dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang. Pendidikan magisternya diselesaikan di Universitas Swadaya Gunung Djati Cirebon pada tahun 2012 dengan gelar Magister Ilmu Administrasi. Sementara gelar Doktor Ilmu Pendidikan berhasil diraih pada tahun 2025 dari Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto.
Dedikasinya di bidang pendidikan diwujudkan dengan mendirikan SMP Hidayatun Nasyi’ien pada tahun 2007 dan SMK Nahdlatul Ulama Krangkeng pada tahun 2010. Kehadiran kedua lembaga pendidikan tersebut menjadi kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Kabupaten Indramayu.
Selain aktif sebagai pendiri lembaga pendidikan, Amin Hidayat juga pernah mengabdikan diri sebagai dosen di STAIS Dharma Indramayu selama periode 2007 hingga 2016. Pengalaman tersebut semakin memperkuat kiprahnya dalam dunia pendidikan dan pembinaan generasi muda.
Di bidang organisasi, Amin Hidayat aktif sejak usia muda. Ia pernah menjabat sebagai Ketua PC IPNU Kabupaten Indramayu dan aktif dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Malang saat menempuh pendidikan tinggi. Kiprahnya kemudian berlanjut di Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Indramayu dan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.
Saat ini, Amin Hidayat dipercaya sebagai Sekretaris MWC NU Kedokanbunder serta menjabat Direktur Mobil NU Peduli MWC NU Kedokanbunder Kabupaten Indramayu. Melalui program tersebut, ia turut memberikan pelayanan sosial dan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dalam kehidupan keluarga, Amin Hidayat menikah pada tahun 2010 dan telah dikaruniai tiga orang anak. Meski disibukkan dengan berbagai aktivitas sebagai akademisi, pendidik, organisatoris, dan tokoh masyarakat, ia tetap dikenal sebagai sosok yang rendah hati serta dekat dengan masyarakat.
Dengan bekal ilmu pengetahuan, pengalaman organisasi yang matang, serta semangat pengabdian yang tinggi, Amin Hidayat terus menunjukkan bahwa pendidikan, kepedulian sosial, dan penguatan nilai-nilai keagamaan dapat berjalan beriringan demi kemajuan masyarakat dan generasi masa depan. (Jay/Adv/Red/FP).



























