Atasi Banjir Rob Kandanghaur,  26 Miliar Digelontorkan

banner 120x600

INDRAMAYU, (Fokuspantura.com),-Upaya penanganan banjir rob yang selama bertahun-tahun menghantui kawasan pesisir Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu, kembali mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Anggota Komisi V DPR RI, H.Daniel Muttaqien Syafiudin, melakukan peninjauan langsung terhadap pembangunan tanggul penahan gelombang di wilayah Eretan Kulon dan Wetan Kecamatan Kandanghaur, sebagai bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur pengendali banjir di Kabupaten Indramayu.

Kunjungan kerja tersebut menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan proyek yang diharapkan mampu memberikan perlindungan bagi ribuan warga pesisir dari ancaman banjir rob yang datang hampir setiap tahun. Selain meninjau lokasi, rombongan juga mendengarkan aspirasi masyarakat terkait dampak rob terhadap permukiman, aktivitas nelayan, hingga kondisi perekonomian warga.

Dalam kesempatan itu, anggota Komisi V DPR RI, H.Daniel Muttaqien Syafiudin menegaskan, komitmennya untuk mengawal pembangunan tanggul agar segera terealisasi. Namun, pelaksanaan proyek masih menunggu penyelesaian sejumlah persoalan teknis, terutama terkait status lahan di sepanjang bantaran sungai yang akan menjadi lokasi pembangunan tanggul.

“Ini tanggul penahan abrasi ini perencanaan dari tahun 2021sudah berjalan untuk penanganan rob jadi pemerintah pusat sudah melakukan intervensi terhadap bencana rob yang sering dialami oleh masyarakat Eretan Kulon dan Eretan Wetan,” jelasnya kepada fokuspantura.com Senin, 27 Juli 2026.

Pembangunan tanggul dirancang menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi dampak banjir rob yang selama ini merendam permukiman warga di wilayah Eretan. Infrastruktur tersebut nantinya akan melengkapi pembangunan pengaman pantai atau tembok laut sehingga perlindungan kawasan pesisir menjadi lebih optimal.

“Tahun ini juga memang sudah tersedia anggaran itu sebesar 26 miliar untuk penanganan rob di Eretan Wetan dan Eretan Kulon,” pungkasnya.

Masyarakat Kandanghaur menyambut positif perhatian pemerintah pusat tersebut. Mereka berharap proyek pembangunan tanggul tidak hanya menjadi rencana di atas kertas, tetapi benar-benar diwujudkan sehingga warga dapat hidup lebih aman tanpa dihantui genangan air laut setiap musim pasang.

Dengan sinergi antara DPR RI, pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Pemerintah Kabupaten Indramayu, pembangunan tanggul penahan ombak di Kandanghaur diharapkan menjadi langkah nyata dalam melindungi kawasan pesisir sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang selama ini berada di garis depan menghadapi ancaman banjir rob.

Rombongan kemudian bertolak ke KUD Misamina Eretan Wetan menyapa warga nelayan setempat, dan kemudian melanjutkan perjalanan ke kantor Kecamatan Kandanghaur guna mendengarkan aspirasi bersama enam camat wilayah Inbar. (Khaer/Red/FP).

Mau copas berita, silahkan izin dulu
Mau copas berita, silahkan izin dulu