Lestarikan Budaya Daerah, Pemdes Tenajar Lor Persiapkan Acara Adat Mapag Sri

banner 120x600

INDRAMAYU, (Fokuspantura.com),-  Tradisi adat Mapag Sri kembali digelar meriah oleh Pemerintah Desa Tenajar Lor, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, melalui pagelaran Wayang Kulit Wayang Purwa Sekar Budaya dengan penampilan grup “Anom Rasam” dari Cikedung.

Kegiatan budaya tahunan tersebut akan dilaksanakan pada Rabu, 20 Mei 2026, bertempat di Kantor Bale Desa Tenajar Lor. Acara ini menjadi bentuk rasa syukur masyarakat atas hasil pertanian sekaligus upaya melestarikan adat dan budaya warisan leluhur yang terus dijaga secara turun-temurun.

Kuwu Desa Tenajar Lor, Edy Supriatna, menyampaikan bahwa tradisi Mapag Sri bukan hanya sekadar agenda budaya, tetapi juga menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi antarwarga serta menjaga nilai-nilai kearifan lokal.

“Mapag Sri ini merupakan simbol rasa syukur masyarakat tani kepada Allah SWT atas hasil panen yang diberikan, sekaligus bentuk pelestarian budaya daerah agar tetap hidup dan dikenal generasi muda,” ujar Edy Supriatna, Senin 18 Mei 2026.

Menurutnya, pagelaran Wayang Kulit ini juga diharapkan mampu menjadi hiburan rakyat yang edukatif, memperkuat kebersamaan masyarakat, serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam membangun desa.

Dengan mengusung semangat Lestari Adat Budaya, Mbangun Desa Tenajar Lor Guyub Rukun, Makmur Sejahtera, acara ini diprediksi akan dipadati warga dari berbagai wilayah sekitar yang ingin menyaksikan pertunjukan seni tradisional semalam suntuk.

Pemerintah Desa Tenajar Lor pun mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan bersama-sama menyukseskan acara tersebut sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian seni budaya lokal.

“Pagelaran Wayang Purwa Sekar Budaya diharapkan menjadi simbol kuat kebersamaan masyarakat sekaligus memperkokoh identitas budaya daerah di tengah perkembangan zaman,” pungkas Edy. (Jay/Red/FP).

Mau copas berita, silahkan izin dulu
Mau copas berita, silahkan izin dulu