INDRAMAYU, (Fokuspantura.com),- Siang itu, suasana aula Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat terasa berbeda. Warga Desa Ujunggebang dari berbagai kalangan tampak memadati lokasi pelantikan, menyatu dalam semangat yang sama menyaksikan momen penting lahirnya kepemimpinan baru di desa mereka, Rabu, 29 April 2026.
Dengan mengenakan pakaian resmi serba putih, Kuwu (Kepala Desa-red) Pengganti Antar Waktu (PAW) terpilih melangkah mantap menuju prosesi pelantikan. Sorot mata warga tertuju penuh harap. Bagi mereka, ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari babak baru perjalanan desa yang berada di ujung pesisir Utara wilayah Barat bumi Wiralodra yakni Desa Ujunggebang.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat.tampak hadir Plt Kadis DPMD Indramayu, Forkopimcam Sukra, kuwu se Kecamatan Sukra, dan beberapa elemen masyarakat. Pengambilan sumpah jabatan menjadi inti acara, di mana kuwu berjanji akan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi kejujuran, serta mengutamakan kepentingan masyarakat. Tepuk tangan pun mengiringi usai sumpah diucapkan, seolah menjadi simbol dukungan sekaligus harapan besar dari warga.
Kuwu Desa Ujunggebang yang baru dilantik, Sarjani, menyampaikan komitmennya untuk membawa Desa Ujunggebang menuju arah yang lebih maju. Ia menegaskan pentingnya kebersamaan dalam membangun desa dan peningkatan pelayanan publik.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung atas dilantiknya saya sebagai kuwu Desa Ujunggebang. Untuk program prioritas pertama pemberdayaan pemerintah desa dengan efektif lebih bisa melayani masyarakat dengan baik,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Sementara Camat Sukra , Sigit Widiyanto, menegaskan bahwa jabatan kuwu adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh integritas dan dedikasi. Ia mengingatkan bahwa seorang pemimpin desa memiliki peran strategis dalam pembangunan, pelayanan publik, serta menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat.
“Pelantikan ini bukan akhir dari proses, tetapi justru awal pengabdian. Kuwu harus mampu merangkul semua elemen masyarakat tanpa terkecuali,” ujarnya.
Di tengah acara, suasana semakin hangat ketika warga saling berbincang, membicarakan harapan-harapan baru. Bagi sebagian warga, pelantikan ini menjadi momentum untuk perubahan yang lebih baik, terutama dalam peningkatan kesejahteraan dan pelayanan.
Pelantikan kuwu Desa Ujunggebang bukan hanya seremoni formal, melainkan titik awal dari perjalanan panjang yang penuh tantangan dan harapan. Kini, langkah telah dimulai. Harapan warga pun telah dititipkan. Tinggal bagaimana amanah itu dijaga dan diwujudkan menjadi nyata.
Di balik senyum dan tepuk tangan hari itu, tersimpan doa sederhana semoga Desa Ujunggebang semakin berkembang, dan kepemimpinan baru mampu menjadi penggerak perubahan menuju masa depan yang lebih baik.
Acara kemudian dilanjutkan Serah Terima Jabatan, dari Pjs Kuwu, Wawan Supriyadi kepada Sarjani, yang dilangsungkan di kantor Desa Ujunggebang. (Khaer/Red/FP).



























