Gotongroyong Warga Tenajar Lor, Pembangunan Masjid Jami Sabililah Muttaqien  Capai 60 Persen

banner 120x600

INDRAMAYU, (Fokuspantura.com),- Pembangunan Masjid Jami Sabililah Muttaqien di Desa Tenajar Lor, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Memasuki usia pembangunan sekitar lima bulan, progres pembangunan masjid tersebut telah mencapai kurang lebih 60 persen.

Pada Sabtu, 20 Juni 2026, pembangunan memasuki tahap penting yakni pengecoran dak lantai atas. Kegiatan tersebut mendapat dukungan dan partisipasi yang tinggi dari masyarakat Desa Tenajar Lor yang secara gotong royong turut membantu proses pembangunan.

Perwakilan Panitia Pembangunan Masjid Jami Sabililah Muttaqien, Faturohman, menjelaskan bahwa pembangunan masjid dimulai pada 25 Januari 2026. Ia menyampaikan bahwa keberlangsungan pembangunan hingga saat ini tidak lepas dari dukungan masyarakat dan para donatur.

“Alhamdulillah, pembangunan Masjid Jami Sabililah Muttaqien yang diketuai Haji Aef sebagai Ketua Panitia dan Haji Arifin sebagai Ketua DKM terus berjalan dengan baik. Berkat partisipasi masyarakat Desa Tenajar Lor dan para donatur, saat ini progres pembangunan sudah hampir mencapai 60 persen,” ujarnya.

Menurutnya, antusiasme warga terlihat sangat tinggi saat pelaksanaan pengecoran dak. Semangat kebersamaan tersebut menjadi modal penting untuk mewujudkan masjid yang representatif dan nyaman bagi masyarakat.

Meski demikian, panitia mengakui pembangunan masih membutuhkan dukungan, baik moril maupun materil. Oleh karena itu, panitia berharap doa dan bantuan dari seluruh masyarakat agar proses pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai sesuai target.

“Kami tetap memohon doa restu dan dukungan dari seluruh masyarakat. Masjid ini masih membutuhkan biaya yang cukup besar. Mudah-mudahan ke depan dapat menjadi tempat ibadah yang nyaman, menjadi pusat syiar Islam, serta mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat,” tambah Faturohman.

Panitia berharap pembangunan Masjid Jami Sabililah Muttaqien dapat segera rampung sehingga dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat sebagai sarana ibadah dan kegiatan keagamaan lainnya.

Menurut panitia, semangat gotong royong yang ditunjukkan warga dalam pembangunan masjid ini menjadi bukti bahwa kebersamaan dalam membangun fasilitas keagamaan merupakan hal positif yang membawa manfaat besar bagi seluruh masyarakat. (Jay/Red/FP).

Mau copas berita, silahkan izin dulu
Mau copas berita, silahkan izin dulu