INDRAMAYU, (Fokuspantura.com),– Suasana di lingkungan RSUD Pantura MA Sentot Patrol tampak berjalan seperti biasa. Aktivitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berlangsung, para tenaga medis dan pegawai menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Namun di balik rutinitas tersebut, rumah sakit milik Pemkab Indramayu dan akan diakuisisi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu kini tengah menghadapi masa transisi kepemimpinan setelah direktur utamanya memasuki masa purna tugas.
Berakhirnya masa pengabdian direktur lama , dr Ndaru Takaryanto, menjadi penanda berakhirnya satu babak perjalanan kepemimpinan di RSUD Pantura MA Sentot Patrol yang berkedudukan disisi jalur Pantura Kecamatan Patrol.
Adanya kekosongan jabatan direktur RSUD Pantura MA Sentot ini Kadinkes Kabupaten Indramayu, dr. Wawan Ridwan, menjelaskan secepatnya akan segera menunjuk penggani Plt Dirut baru.
“Segera akan ditunjuk Plt. Direkturnya mas,” jelas Kadinkes Kabupaten Indramayu, dr. Wawan Ridwan, lewat pesan Whatsapp, Jumat, 5 Juni 2026.
Kini, kursi pimpinan tertinggi rumah sakit untuk sementara waktu belum terisi secara definitif. Kondisi tersebut menimbulkan perhatian berbagai pihak, terutama masyarakat yang berharap proses penunjukan pimpinan baru dapat segera dilakukan agar roda organisasi tetap berjalan optimal.
Meski demikian, pelayanan kepada pasien tetap menjadi prioritas utama. Jajaran manajemen dan tenaga kesehatan berkomitmen menjaga kualitas layanan agar masyarakat tidak merasakan dampak dari proses pergantian kepemimpinan yang sedang berlangsung. Berbagai unit pelayanan, mulai dari instalasi gawat darurat, rawat jalan, hingga rawat inap, tetap beroperasi sebagaimana mestinya.
Pemyinggung tentang akusisi Pemprop Jabar, penunjukan jabatan Plt Direktur menurut, dr. Wawan, akan segera dilaksanakan secepat mungkin oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu.
“Ya Plt nya dari Pemda,” pungkasnya.
Sejumlah kalangan menilai, kehadiran pimpinan definitif sangat penting untuk memastikan keberlanjutan program-program strategis rumah sakit. Selain sebagai pengambil keputusan, seorang direktur juga memiliki peran sentral dalam menentukan arah pengembangan pelayanan kesehatan, menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah, serta merespons berbagai tantangan yang terus berkembang di sektor kesehatan.
Bagi masyarakat Pantura Indramayu, RSUD Pantura MA Sentot Patrol bukan sekadar fasilitas kesehatan. Rumah sakit ini telah menjadi harapan bagi ribuan warga yang membutuhkan pelayanan medis berkualitas tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kota besar. Karena itu, keberlangsungan tata kelola rumah sakit menjadi perhatian bersama.
Masa transisi kepemimpinan ini diharapkan dapat berlangsung lancar hingga hadirnya figur baru yang mampu melanjutkan capaian positif yang telah dirintis sebelumnya. Dengan dukungan seluruh elemen rumah sakit, RSUD Pantura MA Sentot Patrol diharapkan terus berkembang menjadi pusat layanan kesehatan yang profesional, modern, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat Pantura Indramayu. (Khaer/Red/FP).



























