Grib Jaya Indramayu Desak APH Usut Tuntas Dugaan Pencurian Pipa Pertamina Zona Tujuh

banner 120x600

INDRAMAYU, (Fokuspantura.com),-  Dugaan hilangnya pipa gas milik Pertamina Zona 7 di lokasi proyek pelebaran ruas jalan provinsi Karangampel–Indramayu–Arjawinangun terus menjadi perhatian publik. Kasus yang diduga merugikan aset negara tersebut kini tengah ditangani aparat kepolisian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pipa gas milik Pertamina yang sebelumnya berada di jalur galian proyek dilaporkan sudah tidak berada di lokasi. Hilangnya pipa tersebut memunculkan dugaan adanya praktik pengambilan atau pencurian oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Dalam perkembangan informasi yang beredar, nama salah satu oknum yang disebut berasal dari lingkungan Pemerintah Desa Kedokanagung turut menjadi sorotan. Namun hingga saat ini belum ada keterangan resmi maupun bukti hukum yang menetapkan keterlibatan pihak tersebut dalam kasus yang sedang didalami aparat penegak hukum.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Ormas GRIB JAYA DPC Kabupaten Indramayu melalui Divisi Investigasi, Ukrodi, mendesak Pertamina dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut tuntas dugaan hilangnya pipa gas tersebut.

“Kami meminta Pertamina dan Polres Indramayu segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Jika benar terjadi pencurian aset milik negara, maka siapa pun yang terlibat harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya

GRIB JAYA juga meminta seluruh pihak terkait, termasuk pemerintah desa setempat, agar bersikap terbuka dan kooperatif dalam memberikan informasi guna mempercepat proses pengungkapan kasus.

“Kami minta semua pihak bersikap terbuka,” pungkasnyam

Kapolsek Kedokanbunder, IPDA Eryana, membenarkan adanya langkah penanganan yang dilakukan pihak kepolisian. Ia menyebutkan satu orang warga telah diamankan untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

“Yang diamankan satu orang warga masyarakat dan sudah dititipkan di Rutan Polres Indramayu,” ujarnya singkat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pertamina Zona 7 juga belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan hilangnya pipa gas tersebut. Polisi masih melakukan pendalaman guna mengungkap kronologi lengkap, nilai kerugian, serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kasus tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian karena menyangkut dugaan hilangnya infrastruktur energi yang merupakan aset strategis. Masyarakat kini menunggu hasil penyelidikan aparat untuk mengungkap fakta sebenarnya di balik raibnya pipa gas milik Pertamina tersebut.

Sementara, dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kuwu Desa Kedokanagung, Samsunahar, hingga berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapan maupun klarifikasi terkait dugaan yang berkembang di tengah masyarakat. (Jay/Red/FP).

 

Mau copas berita, silahkan izin dulu
Mau copas berita, silahkan izin dulu