Peduli Petani dan Dukung Ketahanann Pangan, Pemdes Karanglayung Normalisasi Irigasi 

banner 120x600

INDRAMAYU, (fokuspantura.com),-Hamparan sawah di desa wilayah pesisir ujung bagian Barat bumi Wiralodra kembali menampakkan harapan. Di tengah tantangan memasuki musim yang tak menentu, Pemerintah Desa Karanglayung Kecamatan Sukra Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, bergerak cepat melakukan normalisasi saluran irigasi demi memastikan suplai air bagi lahan pertanian tetap lancar.

Sejak beberapa hari terakhir, aktivitas alat berat satu unit Beco kecil terlihat di sejumlah titik saluran irigasi yakni Sub Sekunder (SS) LBY 1 sampai 3 Blok Bogeg Kidul. Endapan lumpur, sampah, serta tanaman liar yang selama ini menghambat aliran air, dibersihkan secara bertahap.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya nyata Pemerintah Desa (Pemdes) Karanglayung dalam menjaga produktivitas pertanian, yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat setempat.

Kuwu Karanglayung, Kasmana Ahmad, memimpin langsung proses kegitan tersebut dan menyampaikan bahwa normalisasi irigasi merupakan kebutuhan mendesak. Menurutnya, banyak petani mengeluhkan tidak meratanya distribusi air, terutama saat memasuki masa tanam. Kondisi ini jika dibiarkan berpotensi menurunkan hasil panen bahkan memicu gagal tanam.

“Dengan normalisasi ini, kami ingin memastikan air bisa mengalir dengan baik hingga ke lahan pertanian warga. Ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga soal keberlangsungan ekonomi masyarakat,” ujarnya kepada fokuspantura.com, Sabtu, 25 April 2026.

Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen desa dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Dengan sistem irigasi yang terjaga, siklus tanam dapat berjalan lebih optimal dan risiko kerugian petani dapat ditekan.

Selain itu, menurut Kasmana irigasi SS LBY 1 sampai 3 rencana sebelumnya akan di bangun senderan pada saat BBWS projek besar besaran senderan irigasi salam darma.

“Untuk irigasi LBY 1 sampai 3 tidak jadi di kerjakan padahal udah ada gambar alasanya kehabisan dana, dan akan di kerjakan kemudian,” jelasnya.

Ke depan, Pemerintah Desa Karanglayung berencana melakukan pemeliharaan rutin agar saluran irigasi tetap berfungsi maksimal. Edukasi kepada masyarakat juga akan terus digencarkan, terutama terkait pentingnya menjaga kebersihan saluran air dari sampah dan material penghambat lainnya.

“Insya Allah, kedepan kami akan melakukan pemeliharaan rutin agar para petani senang karena air bisa tercukupi dan diharapkan hasil panen melimpah,” ucapnya.

Di tengah dinamika perubahan iklim dan tantangan sektor pertanian, langkah sederhana namun berdampak seperti normalisasi irigasi ini menjadi bukti bahwa upaya pemerintah desa mampu menghadirkan solusi nyata. Dari aliran air yang kembali lancar, harapan pun mengalir bagi masa depan pertanian Karanglayung. (Khaer/Red/FP).

Mau copas berita, silahkan izin dulu
Mau copas berita, silahkan izin dulu