INDRAMAYU, (Fokuspantura.com),- Upaya mempererat silaturahmi serta menjaga kekompakan antar kepala desa, sebanyak 13 kuwu (kepala desa-red) dari seluruh desa di Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, kembali melaksanakan kegiatan arisan bulanan. Kegiatan rutin tersebut digelar pada Senin, 17 November 2025.
Kuwu Desa Kliwed yang juga selaki Ketua Asosiasi Kuwu Seluruh Indramayu (AKSI) Kecamatan Kertasemaya, Haris, yang memimpin langsung jalannya arisan, menyampaikan, bahwa agenda ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan wadah memperkuat ikatan persaudaraan dan solidaritas antar kepala desa.
“Dengan adanya arisan ini, persahabatan dan silaturahmi antar kuwu se-Kecamatan Kertasemaya semakin erat,” ujarnya.
Haris menjelaskan bahwa sistem arisan dilaksanakan secara bergiliran, siapa yang mendapat giliran, maka kegiatan akan dipusatkan di rumah kuwu tersebut.
“Yang mendapat giliran maka akan ketempatan sebagai tuan tuan rumah arisan,” terangnya.
Pada putaran kali ini, kegiatan dipusatkan di rumah Kuwu Desa Tegalwirangrong, H. Tapsir. Suasana kegiatan berlangsung penuh keakraban. Selain mempererat hubungan personal, arisan ini juga menjadi sarana berbagi gagasan, bertukar pengalaman, sekaligus memperkuat sinergi dalam membangun desa masing-masing.
“Untuk bulan ini tempatnya di kediaman Kuwu Desa Tegalwirangrong,” ucap Haris
Camat Kertasemaya, Andri M. Shaleh, yang turut hadir dan memberikan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kebersamaan para kuwu merupakan bagian penting dalam mendukung arah pembangunan Kabupaten Indramayu melalui visi INDRAMAYU REANG.
“Kegiatan seperti ini sangat positif. Selain mempererat silaturahmi para kuwu, juga sejalan dengan upaya mewujudkan Indramayu yang Religius, berEkonomi kerakyatan, Aman, Nyaman, dan mengedepankan semangat Gotong Royong,” terangnya.
Visi INDRAMAYU REANG (Religius, Ekonomi kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong) diharapkan dapat menjadi pedoman dalam memperkuat pelayanan publik serta meningkatkan kolaborasi antara pemerintah kecamatan, desa, dan masyarakat.
“Arisan ini bisa diaplikasikan dengan visi Indramayu Reang,” pungkas Andri. (Jaya/Red/FP).



























