SWH Tegaskan Peran Orang Tua dan Guru Tak Tergantikan oleh Teknologi

banner 120x600

INDRAMAYU,(Fokuspantura.com),- Anggota DPRD Propinsi Jawa Barat, Sri Wahyuni Utami Herman, menegaskan bahwa kemajuan teknologi tidak boleh menggantikan peran utama orang tua dan guru dalam membentuk karakter anak.

Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan yang menyoroti pentingnya pengawasan penggunaan teknologi digital pada anak.

Menurutnya, teknologi hanyalah alat bantu, bukan pengasuh maupun pendidik. Oleh karena itu, peran keluarga dan lingkungan pendidikan tetap menjadi fondasi utama dalam membangun generasi yang berkarakter.

“Anak-anak kita tidak hanya membutuhkan gadget yang canggih, tetapi lebih dari itu, mereka membutuhkan kehadiran orang tua, kepedulian guru, dan lingkungan yang membimbing,” ujar Bunda SWH.

Ia juga mengingatkan bahwa lemahnya pengawasan dari orang tua dapat membuat akses digital menjadi tidak terkontrol. Bahkan, akun orang tua yang seharusnya menjadi sarana pendampingan, justru bisa menjadi pintu masuk bagi anak tanpa pengawasan yang memadai.

“Jika akun orang tua justru menjadi pintu masuk tanpa kontrol, maka kebijakan sebaik apa pun akan kehilangan maknanya,” tegasnya.

Bunda SWH menilai bahwa penguatan peran keluarga menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan era digital. Dengan pengawasan yang konsisten dan komunikasi yang baik, teknologi dapat dimanfaatkan secara positif.

Ia berharap, sinergi antara orang tua, guru, dan lingkungan masyarakat terus diperkuat agar dunia digital tidak menjadi ancaman, melainkan menjadi sarana tumbuhnya generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak.(Red/Adv/FP).

Penulis: Jaya MulyaEditor: ihsan mahfudz
Mau copas berita, silahkan izin dulu
Mau copas berita, silahkan izin dulu