INDRAMAYU,(Fokuspantura.com),- Anggota DPRD Jawa Barat, Sri Wahyuni Utamai Herman (SWH), menegaskan pentingnya sinergisitas lintas perangkat daerah serta koordinasi multi-level pemerintahan dalam setiap pelaksanaan pembangunan.
Hal ini disampaikan dalam kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan yang digelar di Desa Pamayahan, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu. Sabtu, 13 April 2026.
Menurut SWH, lemahnya koordinasi kerap menimbulkan fragmentasi tanggung jawab, yang pada akhirnya berdampak pada munculnya persoalan baru di tengah masyarakat, seperti penyumbatan saluran air akibat sisa material pembangunan.
“Sinergisitas lintas perangkat daerah dan koordinasi antar level pemerintahan menjadi kunci utama, agar tidak terjadi fragmentasi tanggung jawab. Pembangunan harus hadir sebagai solusi, bukan justru melahirkan persoalan baru di tengah masyarakat,” tegasnya.
Lebih jauh, SWH menekankan bahwa pembangunan tidak cukup hanya berorientasi pada penyelesaian fisik semata, tetapi juga harus memperhatikan dampak lingkungan dan sosial yang ditimbulkan.
Ia mengingatkan bahwa setiap kegiatan pembangunan harus direncanakan secara menyeluruh, termasuk pengelolaan sisa material, agar tidak menjadi beban bagi masyarakat maupun pemerintah desa.
“Pembangunan yang berintegritas adalah pembangunan yang tuntas dalam hasil dan bertanggung jawab dalam dampak,” ujarnya.
SWH juga menegaskan bahwa kualitas penyelenggaraan pemerintahan sejatinya tercermin dari kemampuan dalam menjaga lingkungan serta melindungi masyarakat dari dampak negatif pembangunan.
Dengan adanya pengawasan ini, diharapkan seluruh pihak—baik pemerintah daerah, pelaksana kegiatan, maupun pemerintah desa—dapat memperkuat koordinasi dan tanggung jawab bersama demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.(Red/FP/Adv).



























