Fokus NewsFokus PanturaSekda, Dasar Survei Kepuasan Masyarakat adalah Metode Kuesioner

Sekda, Dasar Survei Kepuasan Masyarakat adalah Metode Kuesioner

INDRAMAYU,(Fokuspantura.com),- Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, H. Ahmad Bachtiar mengatakan evaluasi penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) yang sudah dilakukan pada tahun 2017 , menggunakan metode kuesioner sampling di seluruh instansi Organisasi Perangkat daerah (OPD), sehingga hasilnya bukan mengada-ada.

“Survei itu kami lakukan, melibatkan tim khusus dengan metode kuesioner, jadi hasilnya adalah riil,”kata Bachtiar  di Gedong DPRD Indramayu belum lama ini.

Bagi 13 instansi yang masih dinilai kurang baik, kata Sekda, pada tahun 2018 nanti agar dapat diperhatikan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Karena pihaknya melakukan survei melibatkan masyarakat yang datang dan berada di instansi-instansi yang menyediakan pelayanan untuk masyarakat.

Ia berjanji, pada tahun 2018 nanti, jumlah instansi yang saat ini masih kurang baik akan ditekan, sehingga menghasilkan hasil yang diharapkan bersama yakni seluruh pelayanan publik di Kabupaten Indramayu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan dengan baik dan benar.

Sementara itu, informasi yang diperoleh Fokuspantura.com terhadap kinerja pelayanan kepada masyarakat banyak dikeluhkan terkait batasan waktu pelayanan hingga pukul 12.00 wib di salah satu instansi pelayanan masyarakat, sementara sebagaimana kita ketahui bahwa ketentuan lima hari kerja ASN merujuk pada UU nomor 5 tahun 2014 tentang ASN, PP 53 tahun 2010 tentang Disiplin PNS serta Keppres 68 tahun 1995 sudah sangat jelas. Namun terdapat fakta aturan tersebut tidak dilaksanakan dengan baik oleh oknum PNS dan menjadi catatan penting sebagai bahan evaluasi.

Data yang diperoleh, 13 instansi pelayanan publik kurang baik hasil penyusunan survei Setda Indramayu diberikan kepada, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, RSUD Indramayu, Dinas PUPR, Dinas Perumahan Kawasan, Permukiman dan Pertanahan, Dinas Lingkungan Hidup, Diskominfo, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan dan Kelautan, Sekretariat DPRD dan Kecamatan Sindang.

Adapun prestasi yang diraih 25 SKPD terbaik dalam memberikan kepuasan pelayanan publik kepada masyarakat adalah RSUD Pantura MA Sentot Pantura, Dinas Sosial, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa (DPMD), Dinas Tenaga Kerja, Dinas Perhubungan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Dinas UKM, Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Sekretariat Daerah, Inspektorat, Bappeda, Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM, Badan Keuangan Daerah, BPPD, Kantor Kesbangpol, Kecamatan Indramayu, Kecamatan Balongan dan Kecamatan Juntinyuat.

Seperti diketahui, Survei Kepuasan Masyarakat adalah pengukuran secara komprehensif kegiatan tentang tingkat kepuasan masyarakat yang diperoleh dari hasil pengukuran atas pendapat masyarakat. Melalui survei ini diharapkan mendorong partisipasi masyarakat sebagai pengguna layanan dalam menilai kinerja penyelenggara pelayanan serta mendorong penyelenggara pelayanan publik untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan melakukan pengembangan melalui inovasi-inovasi pelayanan publik.

ads

Baca Juga
Related

Enam Penjabat Kuwu di Kecamatan Krangkeng Dilantik

KRANGKENG,(Fokuspantura.com),- Camat Krangkeng Ali Alamudin secara reami melantik enam...

Bacaleg PDI Perjuangan Indramayu Siapkan Dokumen Silon KPU

INDRAMAYU,(Fokuspantura.com),- DPC PDI Perjuangan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, telah...

Prediksi Sederet Nama Bakal Calon Bupati Indramayu, Lucky Hakim Masih Mendominasi

INDRAMAYU, (Fokuspantura.com),- Isu nama Lucky Hakim yang sebelumnya menjabat...

Pengemis Tetap Jadi Polemik

SUMBER,(Fokuspantura.com),- Gelandangan, pengemis dan orang gila hingga saat ini...
- Advertisement -

FokusUpdate

Popular

Mau copas berita, silahkan izin dulu
Mau copas berita, silahkan izin dulu