Fokus NewsFokus PanturaOknum Kontraktor Angkat Senpi di Proyek Embung Temiyangsari

Oknum Kontraktor Angkat Senpi di Proyek Embung Temiyangsari

INDRAMAYU,(Fokuspantura.com),- Suasana lokasi pembangunan Embung Temiyangsari, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, seketika mencekam, saat oknum kontraktor yang menguasai puluhan miliar paket pekerjaan di wilayah Kabupaten Indramayu mengancam konsultan pekerjaan Was beberapa waktu lalu. Ancaman kepada Was dengan menggunakan senjata api ini diduga dilakukan untuk menakut nakuti aktivitas konsultan agar tak mempersulit kondisi dilapangan.

Informasi yang diperoleh, ancaman yang dilakukan oleh oknum kontraktor itu dengan mengeluarkan senjata api dan menembakkan ke tanah hampir mengarah kepada konsultan yang tengah bekerja melakukan pendampingan proyek embung di Temiyang Sari.

“Suara letusan senjata api itu terdengar oleh pekerja yang ada disekitar proyek, ” jelas sejumlah pekerja yg ditemui media.

Menurut para pekerja, tindakan arogan oknum kontraktor ini membuat konsultan dan salah seorang ASN dari Dinas PUPR Kabupaten Indramayu ketakutan. Para pekerja sendiri tidak mengetahui persoalan apa sehingga senjata api tersebut meletus.

“Bener pak saya yang disini aja takut. Soalnya senjata api yang dipake. Tidak tau ada masalah apa antara konsultan dengan kontraktor tersebut,” ujar para pekerja yang mewanti wanti media agar tidak mencantumkan jatidirinya.

Bahkan, kabar adanya tindakan arogan dari oknum kontraktor tersebut, santer terdengar oleh Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Omarsyah, Kadis sangat menyayangkan adanya aksi letusan senjata api dalam proyek embung di Temiyang Sari.

“Pegawai saya melaporkan adanya insiden ancaman menggunakan senjata api. Laporannyapun terlambat. Ini yang sangat kami sayangkan,” kata Omarsyah.

Omarsyah telah menerima laporan secara rinci terkait letusan senjata api di proyek embung Temiyangsari, baik dari pegawainya maupun konsultan proyek. Pihaknya meminta kepada seluruh pegawai di lapangan untuk tidak takut dengan segala bentuk ancaman.

“jangan takut dengan ancaman pistol sekalipun. Yang penting kita bekerja sesuai aturan. Kami sangat menyayangkan peristiwa ini. Dan ini kejadian yang pertama kali terjadi di Indramayu dalam proyek insfrastfuktur. Amat sangat memalukan,” tegas Ketua Perbakin Kabupaten Indramayu ini.

Senada, Ketua Gapensi kabupaten Indramayu, Muyadi Cahya, menilai aksi arogan dari seorang oknum kontraktor lima hari yang lalu, dapat mencoreng dunia jasa konstruksi di kabupaten Indramayu. Ia meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut kasus ini.

“Kejadian itu sangat mencoreng dunia konstruksi di Indramayu. Image orang diluaran dengan peristiwa ini sangat tidak kondusif. Dan dapat berpikir ulang untuk menanamkan modal investasinya di Indramayu, ” jelas Mulyadi Cahya didampingi Sekretaris Gapensi, H. Sugino.

Mulyadi meminta pemerintah dalam hal ini Dinas PUPR untuk lebih selektif karena apabila hal tersebut dibiarkan akan sangat berdampak bagi iklim konstruksi di daerah.

ads

Baca Juga
Related

KPK Periksa 38 Saksi untuk Tersangka ARM

CIREBON,(Fokuspantura.com),- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI kembali memanggil 11...

Disdukcapil Garap Pelayanan di Wilayah Perbatasan

GANTAR,(Fokuspantura.com),- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Indramayu...

Bupati Anna Bersama GM RU IV Latihan Panahan

INDRAMAYU,(Fokuspantura.com),- Di zaman modern, panahan tidak lagi dianggap senjata...

Kembalikan Kejayaan, PPP Indramayu Targetkan 9 Kursi DPRD

INDRAMAYU,(Fokuspantura.com),- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP)...
- Advertisement -

FokusUpdate

Popular

Mau copas berita, silahkan izin dulu
Mau copas berita, silahkan izin dulu