INDRAMAYU, (Fokuspantura.com),- Bentuk komitmen pemerintah di bidang infrastruktur sebagai sarana mobilitas warga Kabupaten Indramayu, diwujudkan dengan dibangunnya Jembatan Gantung (JG) Desa Baleraja Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu Jawa Barat, dengan sumber dana APBN 2022 senilai 9 milyaran rupiah.
Jembatan Gantung yang dinilai bisa mendongkrak kesejahteraan warga tersebut, dikarenakan selain dimanfaatkan untuk akses masyarakat setempat untuk beragam kepentingan seperti pendidikan dan kesehatan, yang terpenting lagi menjadi akses terdekat bagi ratusan warga sekitar yang bekerja di wilayah kabupaten tetangga termasuk mempercepat pemasaran hasil produksi pertanian.
Hal itu disampaikan, Anggota Komisi V DPR RI, H.Dedi Wahidi, ketika menghadiri acara peresmian Jembatan Gantung Desa Baleraja, bersama Kementrian PUPR, M.Basuki H dan Bupati Indramayu, Hj. Nina Agustina, Senin, 27 Nopember 2023.
“Alhamdulillah pada hari ini Jembatan Gantung Desa Baleraja diresmikan dan bisa dimanfaatkan oleh warga sekitar,” ujar H. Dedi Wahidi yang akrab disapa Dewa.
Dewa mengatakan, sebelumnya, warga kerap mengeluhkan kebutuhan akses penghubung melintasi Sungai Cikandung guna menuju tempat kerja ataupun kepentingan lainnya, terlebih diareal tersebut sering dilanda banjir hingga terputusnya infrastruktur transportasi warga, hal itu yang dijadikan landasan salah satu program aspirasi untuk didorong ke pemerintah pusat agar dibangun Jembatan Gantung.
“Sebagai wakil rakyat saya mendengar ada keluhan bahwa puluhan ribu warga Indramayu bekerja di Kabupaten Subang, atas dasar itu saya meninjau Jembatan Gantung tersebut untuk kemudian diajukan ke Kementrian PUPR,” kata politisi senior Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
Ditempat yang sama Bupati Indramayu, Hj. Nina Agustina, mengatakan, masyarakat Indramayu tentu merasa bangga dan berterima kasih atas dibangunnya Jembatan Gantung ini, karena hal ini bisa membantu aktivitas masyarakat baik segi perekonomian, kesehatan dan pendidikan.
“Tolong dijaga jangan sampai jembatan ini menjadi rusak atau pun tidak bermanfaat, jadi sama-sama kita menjaganya,” ujar orang nomor satu di Kabupaten Indramayu. (Khaerudin/FP).