INDRAMAYU, (Fokuspantura.com),- Memasuki masa tanam gadu atau Musim Tanam ll (MT ll) tahun 2026, Camat Vongas bersama Kelompok Tani (Poktan) melakukan akselerasi persiapan tanam termasuk menyusun Recana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) tahun 2027. Berlangsung dihalaman ketua Kelompok Tani (Poktan) Bhakti Jaya II, Caspin, Desa Kertajaya, Kamis, 25 Juni 2026, malam.
Kegiatan yang merupakan langkah kongkrit Pemerintah Kecamatan (Pemcam) menghadapi kondisi cuaca di musim kemarau, agar tanam gadu berjalan serentak dengan ketersediaan pupuk bersubsidi yang memadai termasuk penyesuaian jumlah kuota pupuk pada MT 2027 berdasarkan RDKK yang diajukan.
Dalam kesempatan itu, Camat Bongas Deddy Irawan menegaskan, pentingnya percepatan musim tanam agar pola tanam tidak mengalami keterlambatan yang berpotensi menurunkan hasil panen. Menurutnya, sinergi seluruh elemen menjadi kunci keberhasilan mempertahankan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Bongas.
“Sinergitas diharapkan menjadi kunci keberhasilan mempertahankan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Bongas,” paparnya kepada fokuspantura.com.
Selain membahas percepatan tanam, para petani juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya penyusunan RDKK secara tepat dan akurat. Data yang valid akan menjadi dasar penyaluran pupuk bersubsidi sehingga benar-benar diterima oleh petani yang berhak sesuai luas lahan dan komoditas yang diusahakan.
Para peserta tampak antusias mengikuti sosialisasi. Berbagai pertanyaan mengenai jadwal tanam, ketersediaan pupuk, hingga mekanisme pengajuan RDKK disampaikan secara langsung kepada narasumber. Diskusi berlangsung hangat, mencerminkan tingginya kepedulian petani terhadap keberlangsungan usaha tani mereka.
Melalui kolaborasi antara pemerintah kecamatan, penyuluh, dan kelompok tani, percepatan MT 2 Gadu 2026, diharapkan mampu meningkatkan indeks pertanaman, menjaga stabilitas produksi padi, serta mendukung program swasembada pangan. Sementara penyusunan RDKK 2027 yang dilakukan sejak dini menjadi langkah strategis agar kebutuhan sarana produksi pertanian dapat terpenuhi secara tepat sasaran dan tepat waktu. (Khaer/Red/FP).



























