Pegawai Kecamatan Kedokanbunder Biasakan Baca Al Qur’an Tiap Pagi

banner 120x600

INDRAMAYU, (fokuspantura.com),- Mengawali pekan dengan nuansa religius, jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kantor Kecamatan Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu, Senin pagi, 5 Oktober 2026, mengikuti kegiatan membaca Al-Qur’an sebelum memulai aktivitas pelayanan pemerintahan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Gerakan Membaca Al-Qur’an 15 Menit Sebelum Bekerja/Belajar, sebagai tindak lanjut Surat Edaran Bupati Indramayu Lucky Hakim tentang pembiasaan membaca Al-Qur’an bagi pegawai dan peserta didik di Kabupaten Indramayu.

Pembacaan Al-Qur’an pada Senin pagi itu dipimpin langsung oleh Kasi Trantibum Kecamatan Kedokanbunder, Muhajir, Para aparatur mengikuti kegiatan dengan khidmat sebelum kemudian menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Camat Kedokanbunder Roshadian Purnama, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas sebelum bekerja. Lebih dari itu, membaca Al-Qur’an diharapkan menjadi kebiasaan yang mampu membentuk pribadi aparatur yang lebih religius, berakhlak, jujur, serta ikhlas dalam mengemban amanah.

“Kita berharap dengan membaca Al-Qur’an sebelum bekerja, kita diberikan keselamatan, keberkahan dan kemudahan dalam menjalankan tugas. Bukan hanya selamat di dunia, tetapi juga selamat di akhirat,” ujar Roshadian.

Menurutnya, aparatur pemerintah tidak cukup hanya memiliki kemampuan dalam menjalankan pekerjaan. Amanah, integritas dan akhlak juga harus menjadi pondasi utama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an, kata Roshadian, dapat menjadi pengingat bagi setiap aparatur bahwa pekerjaan yang dilakukan merupakan bagian dari tanggung jawab dan amanah yang kelak akan dipertanggungjawabkan.

“Ketika kita mengawali pekerjaan dengan membaca Al-Qur’an, mudah-mudahan hati menjadi lebih tenang, pikiran lebih jernih dan setiap langkah kita selalu berada dalam tuntunan Allah SWT,” katanya.

Ia berharap gerakan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan benar-benar tumbuh menjadi budaya kerja religius di lingkungan pemerintahan Kecamatan Kedokanbunder.

Sebab, lanjutnya, pelayanan publik yang baik tidak hanya ditentukan oleh kecepatan dan kemampuan aparatur, tetapi juga oleh kejujuran, ketulusan, kedisiplinan dan akhlak dalam menjalankan tugas.

Gerakan membaca Al-Qur’an tersebut sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam mewujudkan visi Indramayu REANG, yang mengedepankan nilai Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman dan Gotong Royong.

“Semoga Al-Qur’an menjadi penerang dalam setiap langkah kita. Semoga apa yang kita kerjakan menjadi ibadah, membawa keberkahan dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkas Roshadian. (Jay/Red/FP).

Mau copas berita, silahkan izin dulu
Mau copas berita, silahkan izin dulu