HUT ke-499, Pemdes Kedokanbunder Bersinergi Wujudkan Visi Indramayu Reang

banner 120x600

INDRAMAYU, (fokuspantura.com),– Memasuki usia ke-499 tahun atau menuju lima abad Kabupaten Indramayu, Pemerintah Desa Kedokanbunder menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dalam mendorong pembangunan desa dan kemajuan daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Kuwu Desa Kedokanbunder, Kecamatan Kedokanbunder, Mohammad Waskim, dalam momentum Hari Jadi Kabupaten Indramayu ke-499, Rabu 7 Oktober 2026.

Menurut Waskim, hari jadi Kabupaten Indramayu tidak semestinya hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan. Momentum tersebut harus menjadi pengingat bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk terus memperkuat kebersamaan, gotong royong serta mengambil bagian dalam pembangunan.

“Memasuki lima abad Kabupaten Indramayu, Pemerintah Desa Kedokanbunder berkomitmen untuk terus bersinergi dan mendorong visi Indramayu Reang. Pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, desa memiliki posisi penting dalam menopang kemajuan Kabupaten Indramayu. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa dan masyarakat perlu terus diperkuat agar pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Waskim juga menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Bupati Indramayu Lucky Hakim, sekaligus berharap sinergi antara pemerintah daerah dan desa dapat terus berjalan dalam membangun Indramayu.

“Kami mengapresiasi kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan siap bersinergi dalam mendukung pembangunan. Harapannya, semangat Indramayu Reang bisa terus tumbuh dari desa, sehingga masyarakat semakin guyub, pembangunan semakin terasa dan Indramayu semakin maju,” katanya.

Waskim mengajak seluruh masyarakat Kedokanbunder menjadikan usia 499 tahun sebagai momentum memperkuat persatuan dan kepedulian terhadap daerah.

“Selamat Hari Jadi Kabupaten Indramayu ke-499. Mari kita songsong lima abad Indramayu dengan semangat kebersamaan, gotong royong dan pembangunan yang berkelanjutan,” pungkasnya. (Jay/Red/FP).

Mau copas berita, silahkan izin dulu
Mau copas berita, silahkan izin dulu