Pemcam Bongas Terima Bantuan Enam Pompa Air

banner 120x600

INDRAMAYU,(fokuspantura.com),- Guna mendukung kebutuhan pengairan lahan pertanian masyarakat, Kementerian Pertanian (Kementan) RI Diattovusilan bantuan pompa air. Salah satunya masyarakat di wilayah  Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Bongas, Kabupaten Indramayu, yang menerima bantuan enam unit pompa air, Selasa,1 September 2026.

Serah terima bantuan tersebut berlangsung di Kecamatan Terisi, diharapkan dapat membantu petani dalam memenuhi kebutuhan air, terutama ketika ketersediaan air untuk lahan pertanian mengalami kendala, seperti halnya pada musim tanam gadu.

Camat Bongas, Deddy Irawan, menyambut baik bantuan tersebut. Keberadaan pompa air dinilai penting dalam menunjang aktivitas pertanian, mengingat sebagian masyarakat di wilayah Bongas menggantungkan mata pencaharian pada sektor tersebut. Enam unit pompa air 3 inch tersebut menjadi sarana pendukung bagi sektor pertanian di wilayah Kecamatan Bongas. Dengan adanya fasilitas ini, proses pengairan lahan diharapkan dapat dilakukan lebih optimal sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga.

“Bantuan ini untuk kelompok tani di Desa Plawangan, Desa Cipaat Desa Kertajaya, Desa Kertamulya, Desa Bongas, dan Desa Sidamulya,” ujarnya.

Deddy pun berharap bantuan dapat dimanfaatkan secara tepat sasaran dan dirawat dengan baik sehingga bisa digunakan secara berkelanjutan untuk kepentingan masyarakat.

Selain membantu mengatasi persoalan pengairan, bantuan pompa air diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap keberlangsungan produksi pertanian dan kesejahteraan petani.

“Serah terima bantuan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian,” ucapnya.

Sinergi antara pemerintah, pemerintah desa, kelompok tani, dan masyarakat juga diperlukan agar sarana tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Dengan tambahan enam unit pompa air ini, diharapkan kebutuhan pengairan lahan pertanian di Kecamatan Bongas semakin terbantu dan para petani dapat menjalankan aktivitas bercocok tanam dengan lebih tenang. (Khaer/Red/FP).

Mau copas berita, silahkan izin dulu
Mau copas berita, silahkan izin dulu