Fokus NewsFokus PanturaDitemukan Balita Viola Menderita Gangguan Tumbuh Kembang

Ditemukan Balita Viola Menderita Gangguan Tumbuh Kembang

SUKRA, (Fokuspantura.com),- Viola, balita berusia 3 tahun 2 bulan dengan berat badan 8,8 kg, putri pasangan Wartaka (35) dan Rasinih (35), warga Dusun Badong, Blok Karang Eceng Desa / Kecamatan Sukra, yang sebelumnya diduga mengalami Gizi Buruk (GB) dan menyita perhatian publik, ternyata diduga menderita gangguan Tumbuh Kembang (tumbang).
 
Hal itu diungkapkan Kepala Puskesmas Sukra Dr. Barlian Ahmad Anwar ketika melakukan kunjungan langsung di kediaman Viola, bersama Camat Sukra Rory Firmansyah dan Kepala Desa Sukra, Damhuri,  Ketua TPPKK Sukra serta petugas kesehatan Puskesmas Sukra, Jum’at (11/5/2018).
 
“Dari tanda-tanda klinis Viola tidak menunjukan gejala kwashiorkor (gizi buruk) hanya mengalami gangguan tumbuh kembang (tumbang) saja,” ujar Barlian.
 
Terkait masalah  tumbang tersebut, menurut Barlian, Viola harus ditangani oleh dokter spesialis anak yang membidangi tumbang dan itu hanya terdapat di tempat pelayanan kesehatan tertentu seperti RS. Gunung Jati Cirebon atau RSHS Bandung.
 
“Untuk itu kami akan membuat surat rujukan ke institusi pelayanan kesehatan pemerintah terdekat guna mendapatkan penanganan medis yang lebih spesifik terhadap Viola,” terangnya.
 
Ditempat yang sama, Camat Sukra, Rory Firmansyah, mengatakan, Viola merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang saat ini sedang dilakukan penanganan baik oleh Pemcam itu sendiri maupun pihak Puskesmas Sukra, akan tetapi kendalanya adalah tentang belum terdaftarnya Viola pada data KİS sehingga perlu dilakukan pengajuan terlebih dahulu atau dengan menggunakan PBİ sehingga bisa mendapatkan pelayanan kesehatan secara cuma – cuma.
 
“Kami bersama pihak institusi kesehatan agan memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat termaauk penanganan terhadap balita Viola,” tandasnya.
 
Sementara itu, Kepala Desa Sukra, Damhuri, mengungkapkan, permasalahan Viola baru diketahui setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, mengingat baru dua bulan menjabat selaku Kepala Desa, kendati begitu pihaknya akan mengambil langkah serius dalam hal pemenuhan dokumen terkait kebutuhan JKN bagi balita Viola yang saat ini belum terdaftar sebagai anggota KİS dan untuk sementara akan diproses menggunakan PBİ bagi balita tersebut.
 
“Kami sedang melakukan proses JKN dengan prosedur PBİ bagi Viola termasuk penyediaan tranaportasi berupa mobil siaga berikut akomodasinya untuk keperluan pengobatan,” ungkapnya.
 
Temuan kondisi Balita saat ini diwilayah Kecamatan Sukra seharusnya tidak terjadi, mengingat pemerintah saat ini telah mengeluarkan anggaran berupa Bantuan
Operasional Kesehatan (BOK), anggaran penanggulangan gizi buruk, Jaminan Kesehatan Nasional bahkan cukup banyak anggaran untuk penanggulangan anak dengan gizi dibawah NCHS. Namun faktanya masih ditemukan kondisi anak Indonesia yang terindikasi memiliki tumbuh kembang kurang baik.
 
“Ini yang ditemukan di wilayah Sukra, mungkin di daerah lain juga akan muncul data Balita diduga gizi buruk yang tak terdeteksi,”ungkap sumber kepada fokuspantura.com.
 
 
ads

Baca Juga
Related

Pejabat SMK Kedawung Diduga Investasikan ke CSI

CIREBON,(Fokluspantura.com),- Pengurus marketing account officer Cirebon PT Cakrabuana Sukses...

Risiko Membela Lingkungan

                             Oleh : Agung Wardana*) Di pengujung 2017 lalu, Minggu...

Pleno KPU Majalengka Tetapkan Persyaratan Bakal Calon

MAJALENGKA,(Fokuspantura.com),- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Kabupaten Majalengka menggelar...

Ijazah Paket B Calwu Terpilih Desa Gedangan Janggal

INDRAMAYU,(Fokuspantura.com),- Bukti fisik materil dalam bentuk copy legalisir ijazah...
- Advertisement -

FokusUpdate

Popular

Mau copas berita, silahkan izin dulu
Mau copas berita, silahkan izin dulu