INDRAMAYU, (fokuspantura.com),- Ribuan pelajar dari tingkat SD, MI, SMP hingga MTs memadati Lapang Bola Desa Temiyang, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Minggu 30 Agustus 2026.
Mereka mengikuti Lomba Tingkat (LT) II Kecamatan Kroya yang dikemas dalam rangkaian Jambore Pramuka 2026 melalui Perkemahan Kibuyut Kedokan Banten. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan HUT Pramuka ke-65.
Bukan sekadar kegiatan perkemahan, LT II menjadi ruang bagi para pelajar untuk ditempa menjadi generasi yang mandiri, disiplin, bertanggung jawab dan memiliki jiwa kebersamaan.
Di tengah kehidupan serba digital, para peserta justru diajak merasakan langsung bagaimana hidup bersama, bekerja dalam kelompok, menyelesaikan persoalan, menjaga kedisiplinan dan membangun komunikasi dengan sesama.
Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Kepramukaan Ranting Kecamatan Kroya, Jabidin, mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar sejak tahap persiapan hingga akhir pelaksanaan.
“Alhamdulillah, dari awal persiapan sampai akhir kegiatan berjalan dengan lancar. Perkemahan ini diikuti 39 pangkalan yang terdiri dari SD, SMP, MTs dan MI,” ujar Jabidin.
Ia menjelaskan, masing-masing pangkalan mengikutsertakan sekitar 40 peserta, terdiri dari 20 pramuka putra dan 20 pramuka putri.
Total peserta yang terlibat mencapai sekitar 1.400 pelajar, belum termasuk pembina pendamping dan para pelatih dari masing-masing pangkalan.
Menurut Jabidin, jumlah peserta yang besar menunjukkan antusiasme satuan pendidikan terhadap kegiatan kepramukaan. Namun lebih dari sekadar jumlah peserta, ia menilai nilai utama kegiatan terletak pada proses pembentukan karakter.
“Perkemahan ini sangat membantu pembentukan karakter peserta didik. Mereka merasakan langsung keadaan, belajar berkomunikasi, bertanggung jawab dengan peserta lain, sekaligus menumbuhkan rasa patriotisme,” tegasnya.
Bagi Jabidin, pengalaman yang diperoleh peserta selama berada di bumi perkemahan diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan berakhir.
Kedisiplinan, tanggung jawab, gotong royong, keberanian dan kepedulian yang ditempa selama kegiatan diharapkan terbawa ke lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat.
Kegiatan LT II Kecamatan Kroya juga memiliki pola pelaksanaan yang berbeda setiap tahunnya. Lokasi dan kepanitiaan dijadwalkan bergantian di masing-masing desa.
Tahun ini, Desa Temiyang mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah dengan memanfaatkan kawasan Bumi Perkemahan Kibuyut Kedokan Banten.
“Karena kegiatan perkemahan di Kroya dilaksanakan secara terjadwal dan panitianya bergantian di masing-masing desa, tahun ini kebetulan jadwalnya di Temiyang. Semoga kegiatan ini betul-betul bermanfaat bagi peserta dan masyarakat sekitar,” katanya.
Dari bumi perkemahan, ribuan pelajar bukan hanya belajar tentang baris-berbaris atau mendirikan tenda. Mereka sedang belajar tentang kehidupan tentang disiplin, tanggung jawab, persaudaraan dan keberanian mengambil peran.
Sebab Pramuka bukan sekadar seragam dan kegiatan perkemahan. Di sanalah karakter generasi muda ditempa untuk menghadapi masa depan. (Jaya/Red/FP).



























