Fokus NewsRegionalPenutupan Jalan untuk Hajatan, Diduga Ajang Pungli

Penutupan Jalan untuk Hajatan, Diduga Ajang Pungli

KEDOKANBUNDER, (Fokuspantura.com),- Sejumlah masyarakat sekitar wilayah Kecamatan Kedokanbunder banyak dirugikan atas dampak penutupan jalan ruas kabupaten akibat adanya resepsi hajatan dari salah satu masyarakat desa Kedokanbunder yang dialihkan arusnya ke jalan Desa Kedokanagung Kecamatan Kedokanbunder Indramayu, Senin (17/9/2018).
 
Biasanya oleh tuan hajat dalam menyelenggarakan resepsi yang menggunakan jalan membayar sejumlah uang kepada oknum penutup jalan sebagai tempat pesta dan akses jalan dialihkan arusnya menuju jalan Desa atau gang sehingga menghambat perjalanan dan tak sedikit terjadi kecelakaan atau serempetan hingga terjadi kemacetan berjam-jam karena sempitnya jalan. 
 
Musim hajatan, mungkin tak akan pernah ada dalam ramalan cuaca. Namun setiap tahunnya pasti ada. Musim hajatan, periode waktu di mana tetangga, saudara, handai taulan, kenalan banyak yang menyelenggarakan hajatan. Entah hajatan pernikahan, sunatan, ulang tahun, haul kematian atau hanya syukuran.
 
Kepada Fokuspantura.com salah satu masyarakat yang terkena dampak menceritakan dalam satu minggu terjadi dua kali penutupan ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Kedokanbunder-Jayalaksana dan pada saat melewati arus jalan desa yang sempit terjadi macet berjam-jam hingga kendaraan yang dikendarai terserempet karena sempitnya jalan.
 
“Ini jelas banyak merugikan masyarakat, dan menghambat perekonomian masyarakat, tanpa mempertimbangkan dampak yang ditimbulkannya, seperti banyak orang yang jatuh minta kerugianya kemana” Ujarnya. 
 
Lebih lanjut menceritakan, dirinya pernah datang ke tuan hajat untuk minta pertanggungjawaban tapi malah ngomong sudah bayar banyak, untuk penutupan jalan. 
 
Sementara itu, Kapolsek Kedokanbunder Rudi Hartono saat dikonfirmasi perihal pengalihan arus jalan kedokanbunder menyampaikan bahwa kemarin ada yang datang kesini meminta ijin.
 
“Yang lain sudah pada tanda tangan, RT, kuwu, Camat dan Koramil, tapi Saya tidak tanda tangani ijinnya, karena belum ada ijin rekomendasi dari Dishub, tapi pelaksanaanya kan terus berjalan, saya tidak mau mendatangi karena tidak mau ada benturan dengan masyarakat” Katanya. 
 
Disinggung persoalan rekomendasi perijinan Kepala Bidang Angkutan Darat. Rosita menepis adanya praktek pungli pada penutupan jalan yang digunakan untuk Hajatan adapun ketika ada paling buat uang potocopi
 
“Seharusnya yang punya hajat datang kesini meminta rekomendasi untuk diteruskan perijinan selanjutnya, Dishub mengeluarkan rekomendasi itu gratis. Dan sekarang yang sedang berjalan di Ruas Jalan Kedokanbunder itu tidak ada ijinnya” Pungkasnya. 
ads

Baca Juga
Related

Usai Tertibkan APK, Panwaslu Kecamatan  Sukra Gelar Konfrensi Pers

INDRAMAYU, (Fokuspantura.com),- Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Sukra Kabupaten...

Akibat Kabur Polisi Pelaku Curanmor Didor

SUBANG,(Fokuspantura.com),- Ibarat daun ilalang, dibabat bukannya habis malah tumbuh...

Festival Ujung Ori ke 2 Semarak, Berebut Doorprize Tiket Umrah

INDRAMAYU,( Fokuspantura.com),- Pengelola Obyek Wisata Pantai Ujung Ori Desa...

Tak Terima Ditagih Rp 54 Miliar, Eks Dirut PDAM Menang Gugat PTUN Bupati Indramayu 

BANDUNG,(Fokuspantura.com),- Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung, mengabulkan gugatan...
- Advertisement -

FokusUpdate

Popular

Mau copas berita, silahkan izin dulu
Mau copas berita, silahkan izin dulu