Fokus NewsRegionalBPBD Bantu Korban Rob, Warga Minta Perbaikan Infrastruktur

BPBD Bantu Korban Rob, Warga Minta Perbaikan Infrastruktur

INDRAMAYU,(Fokuspantura.com),- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat menyiapkan bantuan sembilan bahan pokok (sembako) akibat banjir gelombang pasang air laut (rob) yang menerjang pemukiman warga Desa Cemara Wetan, Kecamatan Cantigi. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk perhatian Pemkab Indramayu.

“BPBD akan membantu pemberian paket sembako untuk mengurangi penderitaan korban banjir rob. Tim kami sudah turun kelapangan untuk inventarisir data,” kata Kepala Pelaksana BPBD Indramayu, Edi Kusdiana, Rabu (8/11/2017).

Menurutnya, puluhan rumah warga di dua desa yakni Desa Cemara Wetan Kecamatan Cantigi dan Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur menjadi korban banjir rob langganan setiap tahun. Pihaknya sudah mensiagakan Tim BPBD jika terjadi banjir rob susulan.

“Ini tanggungjawab semua pihak. Untuk urusan pengurasan sungai dan perbaikan jalan dan daratan agar lebih tinggi dari sungai, urusan dinas terkait dalam hal ini Dinas PUPR. Nanti kita koordinasi,”terang Edi.

Ia menghimbau warga yang berada di pesisir pantai Indramayu untuk mewaspadai banjir rob susulan karena tidak menutup kemungkinan daerah pesisir lainnya juga berpotensi diterjang banjir rob.

Musreno Azizah (36) warga desa Cemara mengatakan, selain rumah yang terndam banjir rob, sejumlah tambak warga di pesisir pantai juga rusak akibat luapan gelombang pasang air laut yang sangat nesar, bahkan banjir rob itu mengakibatkan aktifitas warga di kampung nelayan sempat terganggu.

“Banjir rob terjadi karena jalan dan daratan lebih rendah dari sungai yang terhubung langsung dengan laut jawa. Masalahnya jelas dan kami minta solusi cepat ada bantuan agar warga disini tidak terus menerus kena banjiran rob,” katanya.

Warga berharap untuk penanganan jalan diminta secara permanen yakni jalanan desanya dibeton sama sepertidi desa tetangga, Cangkring yang tak lagi terkena dampak banjir rob.

Senada, Saleh, (43) berharap pemerintah segera bertindak cepat untuk menangani banjir rob yang menerjang permukiman pesisir pantai hingga tambak di kawasan setempat yang menyebabkan petani merugi puluhan juta rupiah. Menurutnya warga korban banjir juga butuh obat-obatan, terutama salep kulit karena rata-rata warga mengalami penyakit gatal-gatal akibat air rob.

Diberitakan sebelumnya, puluhan rumah penduduk di Desa Cemara Wetan kembali terendam banjir rob pasang air laut, Selasa (7/11/2017) pukul 10.00. warga penduduk di desa Cemara Wetan Kecamatan Cantigi Kabupaten Indramayu dibuat kaget akibat cepat masuknya air laut ke rumah penduduk. Biasanya, air rob ini datang sore atau malam hari, namun kali ini terjadi pada pagi hari. Warga panik karena air rob datangnya seketika. Banjir air rob terparah terjadi di Blok Jongor di lima RT yakni RT 09 samapi RT 13. Warga setempat sudah terbiasa menghadapi banjir air laut pasang yang terjadi rutin setiap saat sehigga warga rata-rata menolak diungsikan.

ads

Baca Juga
Related

Dituduh Makar, Tiga Aktivis Lingkungan Diamankan Polisi

INDRAMAYU,(Fokuspantura.com),- Tiga warga Desa Mekarsari, Patrol, Kabupaten Indramayu, Jawa...

Perpres Media Berkelanjutan, SMSI Ingatkan Kemenkominfo

JAKARTA,(Fokuspantura.com),- Dewan Pers secara resmi  menyerahkan rancangan peraturan presiden (R-Perpres)...

Reses di Karangsong, Syamsul Bachri Terima Aspirasi

INDRAMAYU,(Fokuspantura.com),- Anggota DPRD Propinsi Jawa Barat, Syamsul Bachri, menerima...

Acara Indramayu Bersholawat dan Halal Bi Halal PCNU Indramayu, Semarak

INDRAMAYU, (Fokuspantura.com),-  Ribuan warga padati area Sport Center (SC)...
- Advertisement -

FokusUpdate

Popular

Mau copas berita, silahkan izin dulu
Mau copas berita, silahkan izin dulu