Mudik Lebaran 2026, Kemenag Indramayu Buka Posko 21 Masjid Ramah Pemudik

banner 120x600

INDRAMAYU, (Fokuspantura.com),- Menjelang Arus mudik Lebaran 1447 Hijriyah /2026 M, akan mulai terasa beberapa hari kedepan di jalur utama arteri Pantura Indramayu. Kendaraan pribadi, bus antarkota, hingga sepeda motor biasanya beriringan memadati jalan menuju kampung halaman. Di tengah perjalanan panjang yang melelahkan, banyak pemudik memilih berhenti sejenak di masjid-masjid yang berdiri di tepi jalan. Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Indramayu membuka posko mudik Lebaran 2026, dan ada sebanyak 21 Masjid Ramah Pemudik.

Hasil informasi dihimpun fokuspantura.com, diantara posko Mudik Lebaran 2026 21 Masjid Ramah Pemudik meliputi, Masjid Babussalam Sukra, Masjid Nurul Hikmah Sukra, KUA Sukra, Masjid Shirotol Mustqim Sukra, MAsjid Al-Ijtihad Patrol, Masjid Al-Ikhlas Kandanghaur, Masjid Baitul Izza Kandanghaur, Masjid Al-Manar Kandanghaur, Masjid Baitul Mustaghfirin Losarang, Masjid Baitut-Tawabiin Losarang, Masjid Darul Mu’minin Losarang, UPPKB Losarang, Masjid Hidayatul Muttaqien Lohbener, Masjid Jami Miftahul Huda Lohbener, Masjid At-Taqwa Widasari, Masjid At-Taqwa Jatibarang, Masjid Al- Khoeron Sukagumiwang, Masjid Ar-Rahman Gantar, Masjid Al-Ikhlas Gantar, Masjid Nur As-Sa’adah Gantar, dan Masjid Hidayatus Syarif Terisi.

Masjid kini bukan sekadar tempat ibadah. Saat musim mudik tiba, sejumlah pengurus masjid membuka diri menjadi “rumah singgah” bagi para pemudik. Pintu masjid terbuka sepanjang hari, menyediakan tempat istirahat yang nyaman bagi mereka yang ingin melepas lelah setelah menempuh perjalanan jauh.

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Sukra, Nanang Sahroni mengatakan, program Masjid Ramah Pemudik 2026 merupakan kolaborasi nasional yakni Kemenag yang bertujuan memantau sekaligus memperkuat pelayanan masjid selama Ramadan, terutama pada masa arus mudik dan arus balik Lebaran. Termasuk salah satunya di kantor KUA Sukra menjadi posko mudik Lebaran nantinya.

“Masjid pada dasarnya memang tidak pernah libur. Oleh karena itu, kami berharap masjid yang terlibat dalam program ini menyediakan ruang yang cukup untuk beribadah maupun untuk melepas Lelah. Selain ruang istirahat, fasilitas lain yang diharapkan tersedia antara lain air wudhu, kamar mandi, tempat mandi, serta fasilitas pengisian daya telepon seluler. Bahkan jika bertepatan dengan waktu berbuka puasa, masjid juga diharapkan dapat menyediakan takjil bagi para pemudik,” ujarnya kepada fokuspantura.com, Selasa, 10 Maret 2026.

Karpet yang bersih, udara sejuk, serta suasana tenang menjadi penawar penat para pemudik. Sebagian masjid bahkan menyediakan air minum gratis, tempat wudhu yang bersih, hingga ruang istirahat sederhana bagi musafir.

Bagi para pemudik, keberadaan masjid ramah pemudik ini sangat membantu. Selain bisa menunaikan salat tepat waktu, mereka juga dapat meregangkan tubuh, bahkan tidur sejenak sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman.

“Pos khusus Mudik 2026 ada di KUA Sukra bersama Kementerian Agama MENYALA Menenangkan, Menyenangkan, Nyaman, Aman dan Lancar,” ujar Kepala KUA Kandanghaur, H. Suyatno.

Di tengah padatnya arus kendaraan, masjid-masjid itu menjadi oase. Tempat singgah yang menenangkan, sekaligus pengingat bahwa perjalanan pulang kampung bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual.

Lebaran selalu membawa cerita tentang kebersamaan. Dan di jalur mudik, masjid-masjid ramah pemudik menjadi saksi hangatnya kepedulian antar sesama. (Khaer/Red/FP).

Mau copas berita, silahkan izin dulu
Mau copas berita, silahkan izin dulu