Fokus NewsFokus PanturaKecewa Pelayanan RSUD Indramayu, Keluarga Pasien Paksa Pindah Rawat Inap

Kecewa Pelayanan RSUD Indramayu, Keluarga Pasien Paksa Pindah Rawat Inap

INDRAMAYU,(Fokuspantura.com),- Pemandangan tak sedap terjadi di ruangan VIP A RSUD Indramayu, Jawa Barat, salah satu wakil rakyat DPRD Propinsi Jawa Barat, merasa kecewa dengan pelayanan ruangan VIP.A, pasalnya fasilitas mewah tersebut tanpa didukung oleh sumber daya manusia (SDM) secara imbang. Akibatnya pasien selama dua hari menjalani rawat inap dipaksakan pindah ke RS Sumber Kasih Cirebon karena tak kunjung ada perubahan positif.

Ketua Fraksi Nasdem Hanura DPRD Jawa Barat, Eryani Sulam mengatakan, dalam pantauan dilapangan pelayanan RSUD Indramayu di ruangan VIP A saat ini, tanpa dukungan SDM tenaga medis yang seharusnya  mampu memberikan kenyamanan, ketenangan dan pelayanan secara maksimal. Akibat hanya mengandalkan pelayanan dari dokter piket, ia kemudian kecewa atas kecemasan cucu yang sedang dilakukan rawat inap, terpaksa memindahkannya ke RS Sumber Kasih Cirebon.

“Terpaksa harus dipindahkan ke Cirebon, karena disini tidak ada dokter yang khusus menangani anak, hanya dokter jaga dan tidak mau bertanggung jawab jika terjadi apa – apa tetap menunggu keputusan dokter spesialis anak,”tuturnya, Jum’at(21/8/2018) malam.

Ia mendesak kepada dokted spesialis yang menangani cucunya untuk bisa observasi, dengan alasan sedang praktek, ketika ditunggu beberapa jam didesak lagi agar minta advise atas kondisi dan tindakan ternyata ia sedang berada diluar kota.

Kondisi itu, kata Eryani menjadi catatan serius bagi dirinya sebagai wakil rakyat, dimana selama ini bantuan keuangan Propinsi Jawa Barat, ia  turut memperjuangkan untuk Kabupaten Indramayu. Namun jika tak didukung oleh keberadaan SDM yang sama lebih penting dari sarana prasarana kesehatan, hal itu patut untuk disampaikan kepada Gubernur Jabar Ridwan Kamil untuk dievaluasi.

“Kami sangat menyayangkan kondisi ini, dan diyakini akan ada bahkan banyaknya keluhan masyarakat terhadap pelayanan RSUD Indramayu memang nyata adanya,” terang Ketua DPD Nasdem Kabupaten Indramayu ini.

Direktur RSUD Indramayu, Dr. Lisfayeni ketika dihubungi awak media menyatakan siap membantu proses perpindahan pasien anak cucu dari anggota DPRD Propinsi Jawa Barat secepatnya. Ia juga berjanji akan mendatangi ruangan VIP A  untuk membahas masalah tersebut, namun hingga pasien dipindahkan direktur tak kunjung datang.

Sementara Dokter jaga ketika dimintai komentar terkait keluhan tersebut enggan untuk memberikan tanggapan.

“Maaf saya gak mau berkomentar,” tuturnya sambil melambaikan tangan.

Kepala Dinas Kesehatan Deden Bonny Koswara ketika dikonfirmasi mengaku bahwa pasien tersebut sudah dilakukan tindakan oleh pihak medis RSUD Indramayu. Ia sudah menanyakan hal itu kepada Wadir Pelayanan dan sudah dilakukan kunjungan ke ruangan. Ditanya terkait dokter speaialis anak yang diminta hadir untuk memberikan penjelasan kepada pihak keluarga pasien, Deden mengaku hasil kordinasi dengan bersangkutan bahwa dokter spesialis anak sedang praktek.

ads

Baca Juga
Related

Kembangkan Peternakan Komunal, Pemuda Desa Kemuning Kini Kelola 600 Domba dan 50 Sapi

SLAWI,(Fokuspantura.com),- Kegigihan sejumlah warga Desa Kemuning, Kecamatan Kramat yang dimotori...

Lagi, Dua Pengedar Sabu Diciduk Aparat

INDRAMAYU,(Fokuspantura.com),- Satnarkoba Polres Indramayu kembali bekuk dua pelaku pengedar...

Pelaku Usaha Pindang Terancam Gulung Tikar

SUMBER,(Fokuspantura),- Kelompok pengolah ikan pindang Mina Saluyi Desa Sindanghayu...

Syamsul Bachri Borong Isi Jualan Jajanan Warga Dadap

INDRAMAYU,(Fokuspantura.com),- Keberuntungan menimpa Wastinih(50) warga Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat,...
- Advertisement -

FokusUpdate

Popular

Mau copas berita, silahkan izin dulu
Mau copas berita, silahkan izin dulu