INDRAMAYU,(Fokuspantura.com),- Pembinaan dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Indramayu, khususnya di Kecamatan Lohbener, harus terus ditunjang dan didorong agar berkembang secara berkelanjutan.
Hal tersebut ditegaskan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Sri Wahyuni Utami Herman, (SWH), saat melaksanakan kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di Desa Larangan, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, pada Sabtu, 31 Januari 2026.
Dalam kesempatan tersebut, SWH menekankan pentingnya peran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membidangi UMKM agar lebih meningkatkan ketepatan sasaran program, mempercepat pelayanan perizinan, serta memastikan seluruh program pemberdayaan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pelaku usaha, terutama di desa hingga wilayah pelosok.
“Sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, saya meminta setiap OPD terkait UMKM agar meningkatkan ketepatan sasaran, mempercepat pelayanan perizinan, dan memastikan program ini benar-benar menyentuh pelaku usaha di desa hingga pelosok,” tegasnya.
Lebih lanjut, SWH juga menyampaikan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan terhadap sinkronisasi program UMKM antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota.
Hal ini penting agar tidak terjadi tumpang tindih program dan bantuan yang diberikan benar-benar diterima oleh pelaku usaha yang membutuhkan.
“Kami akan terus mengawasi agar program UMKM dari pusat, provinsi, hingga daerah berjalan selaras, tidak tumpang tindih, dan penerima bantuan benar-benar tepat sasaran,” pungkasnya.(Red/Adv/FP).



























