Desa Sumbon Sasaran Penanggulangan Stunting PT. Pertamina EP Zona 7

banner 120x600
INDRAMAYU, (Fokuspantura.com),- Dukung pencegahan stunting, PT Pertamina EP Zona 7 Jatibarang Field menyelenggarakan kegiatan CSR Bidang Kesahatan di Kecamatan Kroya. Kegiatan ini merupakan kerjasama antara UPTD Puskemas Kecamatan Kroya dengan PT Pertamina EP Zona 7 Jatibarang Field dalam menurunkan angka balita yang terkena stunting di wilayah tersebut. Karena menurut data UPTD Puskemas Kroya tahun 2022, balita yang menderita stunting sebenyak 29 anak yang berasal dari Desa Kroya, Sukamelang, Sukaslamet dan Sumbon. 
 
Dalam rangka mendukung penurunan angka stunting di Kecamatan Kroya, PT Pertamina EP Zona 7 Jatibarang Field Bidang Kesehatan,  menyelenggarakan kegiatan Corporate Responsibility Social (CSR) dengan tema “Penyuluhan dan Pencegahan Stunting” yang dihadiri unsur Muspika Kroya dan sejumlah warga yang terdiri dari Ibu Hamil dan Menyusui, calon pengantin dan Kader Posyandu Kecamaatan Kroya, bertempat di Desa Sumbon, Kecamatan Kroya, Jum’at (10/5/2022). 
 
Comrel & CID-CSR Pertamina EP Zona 7 Cirebon Field Jatibarang, Duddy Muzahid, mengungkapkan kegiatan CSR Kesahatan tersebut merupakan bentuk komitmen Pertamina EP dalam upaya menurunkan angka stunting di Indonesia khususnya di wilayah Kabupaten Indramayu, pihaknya berharap kegiatan ini memberikan dampak positif kepada para orang tua terhadap pemahaman pola asuh anak khususnya dalam pemenuhan gizi balita. 
 
“Masalah kesehatan menjadi salah satu fokus kegiatan CSR yang telah kami lakukan. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pola asuh anak khususnya dalam pemenuhan kualitas gizi balita,” ucapnya.
 
Camat Kroya, A. Syafruddin S, MM, mengatakan,  atas hadirnya PT Pertamina EP Zona 7 untuk ikut serta penanganan masalah stunting, dimana pada tahun 2021 Desa Sumbon merupakan lokus program stunting di Kecamatan Kroya, karena dari 29 balita penderita stunting, 8 diantaranya berasal dari Desa Sumbon, sehingga pemilihan lokasi Sumbon ini sebagai tempat kegiatan ini dirasa cocok.  
 
“Dari analisa kami, salah satu faktor penyebab terjadinya stunting tersebut diduga kurngnya pemahaman orang tua terhadap gizi balita,” ujarnya.
 
Ditempat yang sama, Kepala UPTD Puskesmas Kroya, dr. Neneng Susanti, mengungkapkan, pihaknya menyambut baik upaya penanggulangan stunting yang dilakukan PT. Pertamina yang  juga menjadi fokus kegiatan UPTD  Puskesmas Kroya.
 
“Terimakasih kami sampaikan kepada PT Pertamiina EP Zona 7 Jatibarang Field karena telah ikut berpartisipasi dalam upaya penurunan angka stunting di Kecamatan kroya. Kami berharap program ini dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya yang memiliki anak penederita stunting” ungkapnya.
 
Sementara Kepala Desa Sumbon, H. Tarjo, menegaskan, pihaknya sangat mengapresiasi terhadap PT. Pertamina EP Zona 7 Jatibarang Field yang telag turut serta dalam penanggulangan atunting di desanya, berharap dengan adanya kegiatan seminar stunting ini, bisa memberikan pemahman lebih detil lagi kepada masyarakat tentang upaya pencegahan stunting,
 
“kami berterimakasih dan memberikan apresiasi kepada PT Pertamina EP Zona 7 Jatibarang Field, semoga dengan adanaya kegiatan  ini masyarakat kami lebih paham bagaimana memberikan gizi seimbang untuk anak-anaknya” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mau copas berita, silahkan izin dulu
Mau copas berita, silahkan izin dulu