Poster Aksi Demo Bertuliskan 1312, Ini Maknanya

banner 120x600

SUASANA akai demonstrasi di beberapa lokasi  Jumat, 29 Agustus 2025 penuh dengan teriakan dan kibaran poster. Di antara spanduk bertuliskan tuntutan massa, ada satu simbol yang mencuri perhatian yakni 1312. Angka sederhana yang kerap ditulis dengan cat semprot di dinding atau kertas karton bahkan bendera itu ternyata menyimpan makna yang dalam.

Bagi sebagian orang, angka 1312 mungkin hanya rangkaian bilangan acak. Namun, di kalangan aktivis dan demonstran, simbol ini sudah lama menjadi identitas perlawanan. 1312 merupakan kode alfabet dari huruf A-C-A-B, singkatan dari kalimat kontroversial: All Cops Are Bastards.

Ungkapan ini lahir dari kultur perlawanan di Eropa sejak awal abad ke-20, lalu menyebar melalui musik punk, gerakan anarkis, hingga kelompok suporter sepak bola. Kini, simbol tersebut kerap muncul dalam aksi protes di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

Penggunaan 1312 tidak selalu dimaknai bahwa setiap polisi itu jahat. Lebih jauh, ia mencerminkan kekecewaan terhadap sistem kepolisian yang dianggap represif, korup, dan kerap berseberangan dengan kepentingan rakyat kecil. Dalam aksi-aksi jalanan, simbol ini menjadi bahasa universal para demonstran untuk menyampaikan sikap kritis mereka.

Bagi para pengunjuk rasa, coretan 1312 di tembok atau poster adalah bentuk solidaritas. Ia bukan sekadar angka, tetapi lambang keberanian untuk melawan ketidakadilan. Sebuah pernyataan lantang, meski hanya ditulis dengan empat angka.

Simbol 1312 sering muncul dalam aksi demo, terutama yang berkaitan dengan kritik sosial atau perlawanan terhadap aparat. Maknanya berasal dari pengkodean huruf dalam alfabet:

  • 1 = A
  • 3 = C
  • 1 = A
  • 2 = B

Sehingga 1312 = ACAB, singkatan dari “All Cops Are Bastards”.

Istilah ACAB sendiri lahir dari gerakan protes di Eropa sejak awal abad 20, lalu banyak dipakai dalam kultur punk, hooligan, hingga gerakan anarkis dan demonstrasi di berbagai negara.

Maknanya bukan selalu menuduh setiap individu polisi jahat, melainkan kritik keras terhadap sistem yang dianggap represif, korup, atau tidak berpihak pada rakyat kecil.

Jadi, ketika simbol 1312 muncul dalam aksi demo, biasanya:

  • Bentuk perlawanan terhadap tindakan represif aparat.
  • Simbol solidaritas di antara kelompok perlawanan/aktivis.
  • Sering dipakai dalam grafiti, poster, atau yel-yel aksi.

(Red/FP)

Mau copas berita, silahkan izin dulu
Mau copas berita, silahkan izin dulu