INDRAMAYU,(Fokuspantura.com),- Mencuatnya banyak kasus korupsi di Indramayu membuat LBH Ansor Indramayu didatangi Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Manggala Garuda Putih Kabupaten Indramayu di Sekretariat LBH Ansor, Jalan Samsu, Selasa (25/8/2020).
Organisasi kemasyarakatan (ormas) yang berkedudukan di tingkat nasional tersebut merasa prihatin akan banyaknya kasus korupsi yang terjadi di kota mangga ini. Bahkan tak hanya kasus korupsi, masyarakat juga dirugikan atas terjadinya cukup banyak penipuan yang mengatasnamakan negara.
Ketua DPC Manggala Garuda Putih Indramayu, Saiful Anwar, mengatakan, ormas berlogo burung garuda ini berkunjung ke LBH Ansor Indramayu untuk membahas langkah-langkah taktis dan strategis untuk menyikapi berbagai kondisi yang merugikan masyarakat.
“Ada semacam kondisi sistemik yang terjadi di Indramayu terkait korupsi ini,” ungkap Saiful Anwar yang didampingi oleh Komandan Garda Manggala Garuda Putih dan beberapa anggota lainnya.
Ia menuturkan, salah satu langkah keprihatinan Ormas MGP adalah kasus terbaru yang kini sedang ditangani Kejaksaan Negeri, yakni kasus tujuh objek wisata yang belum ada kejelasan, pasalnya perkara sebagaimana diketahui merupakan imbas dari salah kelola sumber pendapatan daerah.
Ia menegaskan, jika kasus tersebut terbukti, maka akan menjadi rentetan panjang kasus korupsi setelah terungkapnya kasus pengaturan proyek infrastruktur yang melibatkan mantan Bupati Indramayu, Supendi. Sehingga ormas ini merasa berkewajiban untuk menyikapinya demi nama baik Indramayu ke depan.
Sementara itu, Ketua LBH Ansor Indramayu, Afif Rahman, menanggapi kunjungan Manggala Garuda Putih Indramayu secara positif, apalagi menyangkut urusan korupsi dan harapan Indramayu kedepan.
“Pada intinya kami sepakat atas gagasan dan sikap yang ditujukan sahabat-sahabat dari Manggala Garuda Putih. Apalagi Indramayu ini memang cukup kronis untuk urusan korupsi,” ungkap
Advokat yang berkantor di Kantor Hukum Afif Rahman, S.H. dan Rekan ini menjelaskan kalau gerakan dari lembaga yang dipimpinnya adalah bantuan hukum struktural. Sehingga ketika ada rakyat versus negara maupun entitas yang lebih besar lainnya, maka LBH bakal terpanggil untuk mencari solusi.
“Nyaris setiap hari kantor kami didatangi berbagai pihak untuk mengadukan kerugian yang mereka alami atas ulah oknum pengelola negara,” ungkap Afif Rahman.
Menurutnya, memang tidak semua masalah itu memerlukan bantuan LBH Ansor Indramayu secara langsung, tetapi paling tidak ada langkah-langkah yang bisa disinergikan.
“Ya, seperti kedatangan Manggala Garuda Putih ini. Kami menyambut baik dan siap bersinergi untuk menjadi solusi atas berbagai persoalan di Indramayu,” tegas Afif yang saat itu ditemani oleh Ketua Divisi Program dan Jaringan LBH Ansor Indramayu, Nanang Kosim, dan Staf Divisi Advokasi, Budianto.


























