INDRAMAYU,(Fokuspantura.com),- Rangkaian program kerja pemerintah guna mengakomodir aspirasi masyarakat pada sektor pembangunan selama satu tahun kedepan, Pemerintah Desa (Pemdes) Kertawinangun Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu, menggelar Musrenbangdes Tahun Anggaran (TA) 2024, di Kantor Desa setempat, Rabu (25/1/2023)
Kegiatan yang di hadiri oleh seluruh unsur pemerintahan Desa Kertawinangun mulai dari Kepala Desa Kertawinangun beserta Perangkat Desa, BPD, Camat Kandanghaur yang diwakili oleh Kasi PMD Hj Cici Sukaesih, LPM, Karang Taruna, serta sejumlah Tokoh. Merupakan kegiatan musyawarah tahunan yang diadakan untuk menyepakati Rencana Kerja Pembagunan Desa (RKPDes) untuk kemudian dilanjutkan sebagai bahan pembahasan Musrenbang tingkat Kecamatan dan Kabupaten, yang realisasinya disesuaikan dengan arah kebijakan pemerintah dalam jangka waktu satu tahun dengan suport anggaran bersumber dari APBD.
Kepala Desa Kertawinangun Nuryasa yang akrab disapa Oyes, mengatakan, Musrenbangdes tahun anggaran 2024 ini membahas aspirasi warga masyarakat meliputi Insfrastruktur jalan dan irigasi (TPT) di Blok Cibrengkok
“Musrenbangdes TA 2024 prioritas pembangunannya infrastruktur jalan dan Irigasi (TPT) di blok Cibrengkok,” ujarnya.
Nuryasa menambahkan, untuk pembangunan yang sampai dengan saat ini sudah direalisasi kisaran 70 persen, sehingga diharapkan progress pembangunan pada tahun 2024 nanti akan tuntas, karena itu hasil dari Musrenbangdes ini akan di bawah ke tingkat kecamatan dan selanjutnya ke tingkat pemerintah kabupaten.
“Pembangunan sudah 70 persen, semoga sisanya bisa selesai di tahun anggaran 2024,” tandasnya
Camat Kandanghaur, Hatta Direja, melalui Kasie PMD Kecamatan Kandanghaur Hj. Cici Sukaisih memaparkan, Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa atau Musrenbangdes bertujuan untuk menampung dan menetapkan aspirasi atau usulan dari bawah, yakni dari tingkat RT/RW dan dusun sebagai usulan prioritas untuk dibawa ke Musrenbang tingkat kecamatan.
“Kegiatan Musrembangdes ini dilaksanakan guna menampung apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya merangkum hasil dari musyawarah Dusun kemudian diteruskan ke tingkat Kecamatan”, ungkapnya.