KORIB Gandeng UNJ Wujudkan Universitas Negeri di Inbar

banner 120x600

INDRAMAYU, (Fokuspantura.com),- Pendidikan masyarakat sebagai tolak ukur maju mundurnya Indek Pembangunan Manusia (IPM), dimana Kabupaten Indramayu Propinsi Jawa Barat, dengan akumulasi Rata – Rata Lama Sekolah (RLS) masih tergolong rendah, menjadi perhatian serius masyarakat Indramayu wilayah barat (Inbar) yang tergabung dalam Komite Rakyat Indramayu Barat (KORIB), guna mencari terobosan baru di sektor pendidikan.

Program pembangunan yang merujuk pada kemampuan masyarakat agar dapat menempuh jenjang pendidikan di perguruan tinggi, dimana saat ini hanya sebagian  masyarakat di kabupaten yang dijuluki dengan Kota Mangga ini, tidak jarang yang hanya mandeg dengan izajah SLTA, akibat keterbatasan ekonomi tidak mampu menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ataupun Perguruan Tinggi Sewasta (PTS) sesuai dengan jurusan yang diminati, dimana keberadaan PTN atau PTS tersebut berada di daerah lain dengan resiko biaya hidup yang  relatif tinggi.

Ditambah lagi, Indramayu dengan beberapa PTS dan hanya terdapat satu PTN yakni Polindra dengan jurusan terbatas, dinilai belum mumpuni jika dikolerasikan dengan 1,9 juta jiwa jumlah penduduk Kota Mangga.

Pernyataan tersebut, disampaikan Koordinator Komite Rakyat Indramayu Barat (KORIB), H. Sona Susanto,  pada agenda saresehan bersama Universitas Negeri Jakarta (UNJ), yang dihadiri langsung Rektor UNJ, Prof.Dr. Komarudin, Bendahara PWNU Jabar, Dr. Supendi Samian, SE.MM dan Pengusaha Indramayu, H.Nono Sudarsono, SPd, serta  Tokoh Masyarakat Indramayu, di RM. Kamboja Bali Gabuswetan, Jum’at, 11 Juli 2025.

“Pendidikan menjadi tolak ukur maju mundurnya IPM, sehingga masyarakat perlu layanan terdekat untuk dapat menempuh pendidikan di perguruan tinggi dengan biaya terjangkau, karena itu KORIB menggandeng UNJ untuk mewujudkan PTN di wilayah Indramayu Barat (Inbar),” ucap H.Sona Susanto.

Sona menegaskan, merujuk pada kepentingan tersebut KORIB bekerjasama dengan UNJ menggelar saresehan dengan tema “Membangun Peradaban Baru Indramayu” dengan point pembahasan adalah bagaimana mewujudkan PTN di wilayah Inbar. Dengan jurusan atau fakultas yang disesuaikan dengan kebutuhan terhadap potensi Kabupaten Indramayu itu sendiri dan perkembangan teknologi digital saat ini.

“Insya Allah dengan kerjasama ini dan tidak lepas dari dukungan Pemkab Indramayu serta masyarakat, UNJ Kampus Indramayu bakal terwujud,” ujarnya.

Sementara, Rektor UNJ, Prof.Dr. Komarudin, mengatakan, pihaknya menyambut baik keinginan masyarakat Indramayu untuk pendirian UNJ di Inbar dan sebagai bukti keseriusan terhadap respon tersebut, UNJ menurutkan Tim kajian sebagai langkah awal persiapan pembangunan UNJ Kampus Indramayu, namun begitu bukan hanya masyarakat saja, peran Pemkab Indramayu sangat penting sebagai daya dukung utama terwujudnya gedung UNJ.

“Kami sangat apresiatif langkah kawan-kawan KORIB dan untuk selanjutnya UNJ akan melakukan koordinasi dengan Pemkab Indramayu untuk dukungan penyediaan lahan sebagi syarat mutlak pendirian gedung UNJ,” terangnya. (RC/Red/FP).

Mau copas berita, silahkan izin dulu
Mau copas berita, silahkan izin dulu