Pertahankan Tradisi Nahdiyin, Ribuan Warga Rawadalem Banjiri Makbaroh

banner 120x600

INDRAMAYU, (Fokuspantura.com),- Ribuan warga Desa Rawadalem, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, memadati makbaroh atau Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa setempat dalam rangka tradisi ziarah kubur yang rutin dilaksanakan menjelang momentum keagamaan.

Tradisi yang telah berlangsung puluhan tahun ini menjadi bagian dari budaya masyarakat Nahdliyin sebagai bentuk penghormatan sekaligus doa bagi keluarga yang telah meninggal dunia.

Usai waktu ashar, warga datang secara bergelombang mengunjungi makam orang tua dan sanak keluarga mereka. Doa bersama dipimpin tokoh agama setempat, turut dihadiri unsur Pemerintah Desa serta para tokoh masyarakat.

Ketua MWC NU Kecamatan Balongan, Hasanudin, mengatakan tradisi ziarah kubur massal seperti yang dilaksanakan di Desa Rawadalem menjadi kegiatan positif yang memperkuat persatuan umat.

“Tradisi seperti ini sejauh ini hanya dilaksanakan di Desa Rawadalem. Ini sangat baik dan bisa menjadi percontohan bagi desa lain sebagai momentum pemersatu umat,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ziarah tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga mempererat ukhuwah islamiyah serta menjaga tradisi keagamaan warga Nahdliyin agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Sementara itu, Kuwu Rawadalem, Mukmin, menegaskan kegiatan ziarah kubro yang dilaksanakan menjelang momentum penting keagamaan akan terus dipertahankan setiap tahun.

“Kegiatan ziarah kubro ini akan terus dilaksanakan sebagai implementasi visi Rawadalem Religius yang dikemas dalam visi BERKAH, yaitu Berdaya, Religius, Kreatif, Adil, Amanah, dan Harmonis,” ungkapnya.

Ia menambahkan, tradisi tersebut tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga sarana memperkuat kebersamaan masyarakat serta menjaga nilai-nilai spiritual dan sosial di lingkungan desa.

Antusiasme masyarakat terlihat dari ribuan peziarah yang memenuhi area pemakaman. Warga berharap tradisi ini tetap menjadi identitas religius masyarakat Rawadalem sekaligus warisan budaya yang terus dijaga dari generasi ke generasi.(Red/FP).

Mau copas berita, silahkan izin dulu
Mau copas berita, silahkan izin dulu