INDRAMAYU, (Fokuspantura.com),- Ruang sekretariat Panitia Pemilihan Kuwu (Panpilwu) 2025 Desa / Kecamatan Patrol Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, disegel. Penyeggelan ruangan yang bera di Kantor Desa Patrol tersebut dilakukan oleh massa yang menggelar aksi damai dan berunjuk rasa di halaman kanyor desa setempat, Senin, 24 Nopember 2025.
Aksi damai yang terdiri massa dari beberapa Bakal Calon Kuwu (Bacalwu) Desa Patrol yang tidak puas dengan hasil seleksi tambahan bakal calon kuwu (bacalwu) ke calon kuwu (calwu) pada pilwu serentak 2025 di tingkat Kabupaten Indramayu, diantaranya, Ahmad Zaenuri dan Ali Tobroni.
Pada aksi damai ini, massa didominasi kaum hawa yang awalnya berorasi didepan kantor balai desa setempat secara bergantian menyampaikan beberapa tuntutan kemudian massa pun masuk dan menyegel sekretariat Panpilwu. Selanjutnya massa bergerak ke kantor DPMD, Pendopo, dan DPRD Indramayu menggunakan dua mini bus.
Koordinator aksi sekalgus salah satu Bacalwu Desa Patrol, Ahmad Zaenuri atau biasa disapa Jay Khresna menjelaskan, penyegelan sekretariat Panpilwu Desa Patrol tersebut guna menghentikan sementara proses pemilihan kuwu sebelum sengketa hasil seleksi selesai.
“Kenapa kita melakukan penyegelan karena kita harus menghentikan sejenak proses Pilwu sampai sengketa pilwu ini selesai karena kita sedang upaya menuju ke DPMD melihat transparasi nilai,” jelasnya
Sementara, Ketua Panpilwu Desa Patrol, H. Saeful Bahri mengatakan, proses tahapan Pilwu Desa Patrol tetap berlanjut mengingat tahapan pilwu harus tetap dilaksanakan sesuai ketentuan dan pada hari ini tahapannya adalah pengumuman calwu kemudian besok pengundian nomor urut.
“Proses tahapan Pilwu tetap dilaksanakan sementara hari ini tahapan pengumuman calon kuwu dan besok pengundian nomor urut calon kuwu, kalau sekretariatnya disegel bagaimana mau kerjanya,” tegasnya. (Khaer/Red/FP).



























