Dijual Dibawah Harga Pasar, Ketapang Desa Lempuyang Produksi Telur 240 Butir Perhari

banner 120x600

INDRAMAYU, (Fokuspantura.com),- Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Lempungan Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, kembangkan inovasi budidaya ikan lele dan ayam petelur menggunakan sistem tumpang sari.

Kegiatan yang merupakan implementasi program Ketahanan Pangan (Ketapang) dibidang hewani tersebut, TPK Lempuyang Manjur di tiga bulan berjalan sudah mampu memproduksi 240 butir telur dengan harga jual Rp. 28.000 perkilo, sementara untuk budidaya lele yang saat ini siap panen diperkiraan mampu memproduksi kwintalan kilogram.

“Untuk program Ketapang bidang hewani, TPK Lempuyang Manjur sudah mampu memproduksi 12 kilogram telur per hari atau kisaran 240 butir dan ini sudah berlangsung selama tiga bulan berjalan,” ujar  Kuwu (Kepala Desa – red) Lempuyang, Taryo, melalui Sekretaris Desa, Husni, Senin, 19 Januari 2026.

Dikatakannya pula, untuk market telur itu sendiri sasaran adalah masyarakat sekitar dengan harga dibawah nilai pasar, yakni 28 ribu perkilonya, hal itu dimaksudkan agar masyarakat sekitar dapat turut serta menikmati hasil produksi program ketapang dengan membeli telur sesuai jangkauan ekonomi, dengan begitu dapat membantu pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat untuk konsumsi protein hewani.

“Targetnya hasil dari program ketapang tersebut bisa dinikmati oleh masyarakat, sesuai maksud dari program itu sendiri” ucap Husni.

Sementara itu, lanjut Husni, untuk budidaya ikan lele yang dilakukan dengan sistem tumpang sari sebagai metode efesiensi lahan, saat ini sudah siap panen yang akan dipasarkan pula kepada masyarakat dengan nilai jauh lebih murah dari harga pasaran.

“Untuk efesiensi lahan TPK Lempuyang Manjur menggunakan metode tumpang sari, ayam petelur dan kolam lele,” terangnya.

Husni menambahkan, kedepnnya TPK Lempuyang Manjur akan melakukan perluasan area baik usaha ayam petelur maupun budidaya ikan lele dan tentunya hal itu tidak lepas dari dukungan Pemdes Lempuyang.

“Pemdes Lempuyang akan memberikan dukungan tambahan untuk perluasan area sebagai upaya pengembangan program Ketapang,” pungkasnya. (Red/FP).

Mau copas berita, silahkan izin dulu
Mau copas berita, silahkan izin dulu