INDRAMAYU, (Fokuspantura.com),- Ratusan warga Kabupaten Indramayu wilayah Barat atau biasa disebut Indramayu Barat (Inbar), menggelar Do’a bersama di tunggu Nol Kilometer, di Blok Harendong Desa Sukaslamet Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Minggu, 11 Januari 2026.
Acara yang diinisiasi oleh Panitia Pemekaran Kabupaten Indramayu Barat (PPKIB) tersebut, disambut antusias warga Inbar yang mensuport serta mengikuti rangkaian kegiatan hingga tuntas dan berlangsung khidmat.
Ketua PPKIB, Sukamto, SH, mengatakan, pencanangan tugu Nol Kilometer oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menjadi tonggak baru bagi masyarakat Indramayu Barat, yang sudah sekian lama mendambakan pemekaran kabupaten, sekaligus menjadi suplemen motivasi warga Inbar untuk terus berjuang hingga terwujudnya Kabupaten Inbar.
“Tugu Nol Kilometer ini menjadi suplemen motivasi warga Inbar,” ucap Sukamto.
Sukamto menegaskan, dengan semangat yang luar biasa, hari ini warga Inbar seiring dengan tema kegiatan “dari kita untuk kita” menyisihkan tenaga, waktu dan rezeky, guna mensuport kegiatan do’a bersama di lokasi yang nantinya menjadi central pemerintahan Kabupaten Inbar. Karena itu selaku tim pemekaran Kabupaten Inbar menyampaikan terima kasih atas animo warga Inbar yang sudah mendukung terselenggaranya acara ini dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Indramayu, Lucky Hakim.
“Kami atas nama PPKIB sangat mengapresiasi langkah Bupati Indramayu mendirikan tugu Nol Kilometer dan menunaikan terimakasih terhadap support warga Inbar dari berbagai kalangan atas terselenggaranya acara do’a bersama di tugu Nol Kilometer Kabupaten Indramayu Barat,” tandasnya.
Dikatakannya pula, proses pemekaran Kabupaten Indramayu Barat yang sudah belasan tahun diperjuangkan, masih terganjal dengan moratorium Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB), untuk itu melalui do’a bersama ini diharapkan dapat membuka ruang kebijakan pemerintah pusat untuk mencabut moratorium CDOB dengan prioritas Pemekaran Kabupaten Indramayu Barat.
“Berjuang secara dhoir sudah kami lakukan, melalui do’a bersama ini diharapkan akan mendorong pencabut moratorium CDOB,” ungkapnya.
Selanjutnya, PPKIB akan terus berupaya melakukan pendekatan terhadap para pihak yang memiliki kewenangan baik ditataran daerah, propinsi maupun pusat, guna mendorong percepatan pemekaran kabupaten sebagaimana yang diharapkan warga Inbar.
“Perjuangan ini belum selesai, kami akan terus bergerak guna mendorong percepatan pemekaran Kabupaten Indramayu Barat,” pungkasnya. (Red/FP).



























