Kaca Jendela Kantor DPD Golkar Indramayu Pecah

Kaca Jendela Kantor DPD Golkar Indramayu Pecah

INDRAMAYU,(Fokuspantura.com),- Aksi pengrusakan Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Indramayu kembali terjadi. Kali ini, beberapa kaca jendela pecah dilempari batu oleh orang tak dikenal. Kondisi itu baru diketahui, Senin, (26/4/2021)pagi oleh sejumlah pengurus yang akan ngantor.

Plt Ketua DPD Partai Golkar Indramayu, Kusnadi, dan Ketua Fraksi Partai Golkar, Muhaimin menyempatkan diri melihat kerusakan kaca-kaca jendela kantor yang pecah akibat lemparan batu.

Namun sejauh ini, keduanya tak ingin berspekulasi tentang siapa pelakunya. Baik Kusnadi maupun Muhaimin menyatakan menyerahkan sepenuhnya kasus perusakan tersebut kepada pihak kepolisian.

"Kasus perusakan sudah kami laporkan kepada polisi. Biar yang berwajib saja yang menyelidiki kasusnya," tukas Kusnadi.

BACA JUGA : Ngaku Kader Golkar Indramayu Ancam Bakar Mobil Plt Kusnadi

Berdasarkan pantauan, petugas Inafis Polres Indramayu Senin sore tampak mendatangi kantor DPD Partai Golkar untuk melakukan olah TKP. Pihak kepolisian belum menyampaikan pernyataan resmi ihwal kejadian tersebut apakah ada rangkaian dengan peristiwa sebelumnya atau bentuk teror.

Sebelumnya, situasi memanas terjadi di kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Indramayu saat digelar rapat silaturahmi dan klarifikasi kepengurusan Pimpinan Kecamatan (PK), Kamis 22 April 2021 petang di kantor DPD PG setempat.

Sejumlah kader yang mengklaim Ketua PK menuding surat undangan rapat konsolidasi tidak sah karena hanya ditandatangani oleh Plt Ketua DPD PG Kabupaten Indramayu, Kusnadi, tanpa tanda tangan Plt Sekretaris.

BACA JUGA : Forum Ketua PK Golkar Indramayu Bakal Lapor Polisi

Protes yang berujung kisruh juga terjadi lantaran sejumlah PK yang diundang ternyata telah menjadi anggota partai lain sehingga rapat dinilai cacat hukum. Bahkan ada sebelas orang PK yang mereka klaim pengurus sah justru tidak diundang.

"Yang diundang adalah Ketua PK Partai Nasdem bukan PK Partai Golkar, pak jangan ngacak-ngacak Indramayu lebih baik pulang, pulang," teriak salah satu kader Golkar Indramayu, Suhendrik, diikuti pengusiran Plt Kusnadi.

Situasi semakin memanas ketika sejumlah kader terus memaksa Kusnadi meninggalkan Kantor DPD PG Indramayu. Tidak itu saja, di tengah penolakan itu terdengar teriakan beberapa kader yang mengancam akan membakar mobil milik Kusnadi.

"Pokoknya (kita) jangan pada pulang dulu, (Kusnadi) kalau tidak pulang bakar saja mobilnya, sudah bakar mobilnya kalau tidak pulang," teriak salah satu kader diikuti kader lainnya.

BACA JUGA : Sesepuh Golkar Indramayu Minta Elit DPP Turun Tangan

Insiden itu kemudian memunculkan reaksi keras dari sebanyak empat belas Ketua PK. Tudingan bahwa mereka telah berpindah ke Partai Nasdem dinilai tidak berdasar. Ke-14 Ketua PK bahkan menantang 'Kelompok 11' untuk bisa membuktikan tuduhan tersebut.

"Sampai saat ini kami masih anggota Partai Golkar, KTA kami masih Golkar. Kami tidak pernah mengajukan permohonan menjadi anggota Partai Nasdem," tegas Forum Ketua PK Partai Gokar Indramayu, Kuswanto, Minggu 25 April 2021.

BACA JUGA :Polisi Olah TKP di Kantor Golkar Indramayu

Kuswanto mengatakan, tudingan yang dialamatkan kepada dirinya dan Ketua PK lain dikhawatirkan berimbas pada soliditas Partai Golkar di Kabupaten Indramayu.

Oleh karenanya, karena dinilai telah mencemarkan nama baik para Ketua PK, pihaknya akan membawa tuduhan itu ke jalur hukum.

"Kami sudah menyiapkan materi laporannya. Alat bukti dan saksi sudah cukup bagi kami untuk memperkarakannya," tandas Kuswanto.


Redaktur: Ihsan Mahfudz
Penulis: Ihsan Mahfudz
Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive