Mantan Kuwu Patoni, Layak Pimpin Kembali Desa Jatisawit Lor

Mantan Kuwu Patoni, Layak Pimpin Kembali Desa Jatisawit Lor

JATIBARANG,(Fokuspantura.com),- Ajang pesta demokrasi ditingkat desa di Kabupaten Indramayu tahun 2021, kian ramai diminati masyarakat untuk ikut andil dalam proses pemilihan kuwu yang digelar 2 Juni 2021 mendatang. Sejak pembukaan pendaftaran pada 2 Maret 2021 lalu, hingga di hari ketiga ini sudah puluhan bakal calon kuwu yang telah mendaftar secara resmi.

Salah satunya Patoni yang sebelumnya menjabat sebagai Kuwu Desa Jatisawit Lor, kini sudah resmi mendaftarkan sebagai bakal calon kuwu di desanya untuk periode keduanya. Munculnya nama Patoni mencalonkan kembali untuk periode keduanya pada Pemilihan Kuwu (Pilwu) pada tahun ini, mulai santer diperbincangkan.

Bahkan, kehadiran Patoni mencalonkan kembali pada Pilwu tahun ini sudah ditunggu-tunggu oleh masyarakat pendukungnya, pasalnya Patoni, dinilai oleh warga masih layak pimpin kembali Desa Jatisawit Lor untuk periode kedepan.

“Ya, kami sepakat dan sangat setuju, Pak Patoni mantan Kuwu Desa Jatisawit Lor pimpin kembali masyarakatnya untuk periode kedepan,”ujar salah seorang Tim Suksesnya Tama Ketika di temui FP Kamis, (4/3/2021) .

Tama menjelaskan, kesepakatan masyarakat pendukungnya untuk mensukseskan kembali Patoni, bukan semata-mata asal pilih atau menentukan calon pemimpin kedepan. Pihaknya menilai, bahwa Patoni memang layak dan pantas untuk mamajukan Desa Jatisawit Lor kedepan sesuai dengan pengalaman dan sepak terjangnya ketika dia menjadi kuwu.

“Memang sangat pantas dan tepat, Patoni pimpin lagi masyarakat Desa Jatisawit Lor. Dia sudah pengalaman juga sudah banyak bukti yang dikerjakannya selama dirinya menjabat sebagai kuwu,”pungkasnya.

Terpisah, Bakal Calon Kuwu Desa Jatisawit Lor, Patoni saat dikonfirmasi kepada FP mengucapkan banyaki terima kasih atas support serta doa dari masyarakat yang masih menghendaki dirinya memimpin kembali desanya.

Patoni membenarkan, jika di hari ketiga pendaftaran Pilwu 2021, dirinya sudah resmi mendaftar di Sekretariat Panpilwu di desanya tanpa didampingi kuasa calon atau pihak keluarga.

“Ya, saya berangkat dari rumah dengan niat, bahwa saya akan daftar sebagai balon kuwu tanpa didampingi keluarga atau kuasa calon. Ini saya lakukan karena menjaga Protokol Kesehatan yang sudah dianjurkan dalam Perbub dan Perda Pilwu,”ujarnya.

Dengan mendaftarnya tanpa di iringi pihak keluarga ataupun kuasa calonnya, ia menjelaskan, sengaja ini ia lakukan karena awalnya banyak masyarakat dari tim pendukungnya yang ingin ikut mengawal ketika dirinya sudah diniati mendaftarkan kembali.

Namun,kata Patoni, karena ada aturan yang sudah dituangkan di Perbub tentang Protokol Kesehatan dimasa Pandemi Covid – 19 dan Perda Pilwu maka dirinya bukan melarang tim pendukungnya untuk ikut serta. Namun hal ini dilakukan demi menjaga kerawanan penularan Covid..

“Sudah ada aturan serta tahapan – tahapan pendaftaran Pilwu. Bukan  saya melarang atau tidak mau diantar oleh keluarga maupun tim pendukungnya,”jujur Patoni.

Disisi lain, program apa yang akan dikedepankan ketika, nanti terpilih Kembali sebagai kuwu. Patoni menjelaskan, bahwa dirinya siap menjalankan program yang masih belum terselesaikan pada waktu dirinya menjabat sebagai kuwu. Salah satunya program yang akan dijalankannya yakni pembenahan infrastruktur jalan lingkungan dan desa.

“Itu program utama saya, Insya Allah akan saya jalankan program tersebut karena itu program PR yang belum terselesaikan dimassa saya menjabat,”ungkapnya.

Secara lahiriyah dirinya mencalonkan kembali, sudah siap lahir bathin. Meski informasi ada beberapa kandidat bakal calon lainnya yang sudah mengambil pemberkasan pendaftaran, dia mengajak kepada kandidat balon kuwu lainnya, mari kita sukseskan pelaksanaan pilwu serentak di Indramayu khususnya di Desa Jatisawit Lor berjalan dengan kondusif.

Dirinya juga mengimbau, kepada seluruh masyarakat Desa Jatisawit Lor untuk Bersama sama membangun kekompakan, saling bahu membahu, juga saling tegur sapa layaknya ketika belum ada pemilihan kuwu.

“Masyarakat Desa Jatisawit Lor harus tetap bersatu saling beruyunan hilangkan perbedaan, demi terwujudnya pembangunan Desa Jatisawit Lor lebih baik,”pintanya.

Ada berapa lokasi TPS yang dipersiapkan oleh Panpilwu,”Patoni, memaparkan dari 4 RW 16 RT di desanya, ada 7 TPS yang sudah disiapkan oleh Panpilwu. Dengan acuan jumlah hak pilih pada Pilbup tahun lalu sebanyak 3450 DPT.

“Dari progress atau antusias masyarakat pemilih  pada penyelenggaraan Pilbup tahun lalu masuk ke angka 92 persen masyarakat yang memberikan hak suaranya. Sisanya banyak masyarakat di desanya yang tidak hadir ke TPS dikarenakan bekerja di luar negara,”ungkapnya.

Salah satu tujuan dirinya mencalonkan Kembali pada Pilwu tahun ini yakni ingin melanjutkan program – program yang belum terselesaikan dikarenakan terbentur dengan masa jabatannya. Dirinya berkeyakinan ingin memajukan desanya lebih berkualitas di segala bidang, memajukan pembangunan yang merata, serta meningkatkan pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) diberbagai sector.

“Insya Allah, apa yang sudah saya niati dan keluarga serta masyarakat pendukungnya, pencalonan keduanya ini mendapatkan ijin dari Allah SWT. Tanpa seijinnya sehebat apapun calonnya tidak akan terkabul. Mohon doa restunya, hingga kelak jabatan ini menjadi amanah dari rakyat untuk rakyat,”imbuhnya.  


Redaktur: Ihsan Mahfudz
Penulis: Jujun Juhanda
Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive