PD Golkar Kecamatan Widasari Geram, Ajukan Mosi Tidak Percaya

PD Golkar Kecamatan Widasari Geram, Ajukan Mosi Tidak Percaya

INDRAMAYU,(Fokuspantura.com),- Dampak sikap Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Kecamatan Widasari yang tidak konsisten atas pernyataan sebelumnya yang telah bersama – sama mendukung hasil Musda X DPD Partai Golkar Indramayu tanggal 16 Juli 2020 lalu, ketua – ketua Pengurus Desa (PD) Partai Golkar, se- Kecamatan Widasari menyatakan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan PK Golkar saat ini.

Pernyataan Mosi Tidak Percaya tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Desa Widasari, Sabtu,(2/1/2021).

“Kami ketua – ketua PD se- Kecamatan Widasari menyatakan Mosi Tidak Percaya kepada saudara Jafar Sidik Ketua PK Widasari atas pernyataan tidak mendukung hasil Musda X tanggal 16 Juli 2020 dan memohon kepada DPD Golkar Kabupaten Indramayu untuk mengganti Ketua PK Widasari,” kata Ketua PD Golkar Leuwigede, Radiyah Ijah kepada wartawan diikuti oleh Ketua PD Partai Golkar lainnya.

SIMAK JUGA : https://youtu.be/IZ8_Bx7vE-w

BACA JUGA : Syaefudin Banjir Dukungan PK untuk Pimpin Golkar Indramayu

Menurutnya, sikap Ketua PK tersebut, dinilai telah mencederai sebuah komitmen bersama teman – teman PD Golkar Kecamatan Widasari yang sebelumnya sudah bersepakat untuk mendukung H.Syaefudin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Indramayu hasil Musda X DPD Partai Golkar Indramayu tanggal 16 Juli 2020 kemarin.

Ia menjelaskan, seharusnya, jika ia tidak mendukung sebaiknya disampaikan pada pertemuan yang dilaksanakan pada Sabtu 26 Desember 2020 kemarin sebagaimana dalam penyataan dukungan bersama ketua – ketua PD Partai Golkar Kecamatan Widasari yang sudah viral di media sosial.

SIMAK JUGA : https://youtu.be/YuSjNnnFbbw

“Sikap blunder dan tidak konsisten serta bisa mengadu domba kader partai ini yang kami tidak sependapat,” imbuhnya.

Ia meminta kepada DPD Partai Golkar Indramayu untuk segera memberikan sanksi pemecatan kepada Ketua PK Kecamatan Widasari atas ketidak konsisten dalam memberikan pernyataan sebagai kader Partai Golkar.

“Sanksinya bukan hanya diberi teguran tapi Musancam nanti harus diganti,” tandasnya.


Redaktur: Ihsan Mahfudz
Penulis: Ihsan Mahfudz
Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive