Respon Banjir, Ketua DPRD Indramayu Kunjungi Camp Pengungsian Cibiuk

Respon Banjir, Ketua DPRD Indramayu Kunjungi Camp Pengungsian Cibiuk

KANDANGHAUR,(Fokuspantura.com),- Ketua DPRD Indramayu, Syaefudin, turun menyambangi korban banjir di beberapa titik di wilayah Kabupaten Indramayu. Langkah itu sebagai bentuk solidaritas dan spontanitas politisi Partai Golkar Kabupaten Indramayu, terhadap musibah yang menimpa warga guna memberikan motifasi. 

Blusukan Ketua Karang Taruna Kabupaten Indramayu tersebut megggandeng sejumlah komunitas guna membantu korban banjir di Blok Cibiuk Desa Kertawinangun Kecamatan Kandanghaur, tepatnya di camp pengungsian Masjid  Jamiatul Ikhwan,  Jum'at (12/2/2021). Adapun komunitas yang turut serta pada kegiatan kunjungan tersebut, yaitu  Karang Taruna,  Fakultas Hukum (FH)  Universitas Wiralodra (Unwir)  Indramayu,  Koaliasi Perempuan Indonesia (KPI) Cabang Indramayu,  Paroki St. Mikail Indramayu,  Patoki Bunda Pembantu Abadi Pamanukan,  Caritas Bandung dan Dompet Dhuafa serta, serta turut hadir pula petugas PDAM indramayu.

"Pada kunjungan kali ini kami bersama beberapa organisasi atau komunitas ingin mengetahui langsung kondisi warga di Blok Cibiuk Desa Kertawinangun sekaligus memberikan bantuan kepada para korban banjir, " ujar Ketua DPRD Indramayu,  yang akrab dengan sapaan Kang Udin. 

Ia mengatakan, permasalahan banjir yang menimpa masyarakat Indramayu penangannya buka hanya sebatas memberikan bantuan pada saat  banjir itu saja, melainkan bagaimana bisa melakukan pula asesmen guna memberikan solusi bagi warga pasca banjir. 

"Kami bersama komunitas menyamakan persepsi dengan melakukan asesmen agar dapat mengetahui langsung permasalahan masyarakat ketika banjir dan pasca banjir, " terangnya. 

Dikatakannya,  hal yang bersifat sporadis pada saat banjir terjadi perlu penangan serius, bukan hanya tentang kebutuhan makanan dan kesehatan saja, pemenuhan kebutuhan air bersihpun merupakan kendala yang tidak bisa dipisahkan bagi masyarakat, untuk itu pihaknya akan  melakukan koorsinasi bersama PDAM Indramayu untuk mensuplai air bersih secara berkala. 

Ditempat yang sama,  Perwakilan FH. Unwir Indramayu,  Nurwahyuni, berpesan kepada masyarakat korban banjir agar tetap bersabar menghadapi musibah dengan berserah diri kepada Allah dan kepada anak-anak usia sekolah agar terus menjalankan proses pendidikan dalam situasi apapun hingga ke kenjang pendidikan diperguruan tinggi,  adapun terkait biaya bisa memanfaatkan peluang - peluang beasiswa yang disediakan Unwir diberbagai fakultas. 

"Kami berharap warga tetap bersabar dan berpesan agar anak-anak tetap sekolah hingga ke perguruan tinggi,  dimana Unwir membuka peluang besiswa bagi masyarakat yang mengalami masalah tentang pembiayaan, " tandasnya. 

Sementara,  salah satu relawan warga,  Calung,  mengatakan,  posisi Blok Cibiuk terpisah dari desa induk yakni Kertawinangun, dimana di blok tersebut terdapat 450 rumah dengan jumlah warga sekitar 1.500 jiwa serta ratusan hektar tanaman padi dan sejumlah kolam ikan,  yang pada saat banjir kali ini semuanya terendam, hanya tersisa beberapa rumah warga 

Adapun tempat pengungsian dikawasan daerah terisolasi tersebut adalah Masjid Jamiatul Ikhwan yang memiliki dua lantai.

"Saat ini air sudah mulai surut. sehingga warga bisa memanfaatkan lantai dasar masjid untuk beristirahan hingga situasi banjir benar-benar dinyatakan aman dan dengan adanya bantuan ini kami sangat berterima kasih karena setidaknya bisa meringankan beban warga disituasi banjir," ungkapnya. 


Redaktur: Ihsan Mahfudz
Penulis: Robi Cahyadi
Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive