Rekruitmen TPD Dinas Dalduk KB Tak Transparan

INDRAMAYU,(Fokuspantura.com),- Ketua Komisi 2 DPRD Indramayu, Dalam, menemukan adanya mekanisme rekruitmen Tenaga Penggerak Desa (TPD) baik yang di SK-kan oleh Perwakilan BKKBN Jawa Barat maupun Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Indramayu selama ini.

"Hasil Rapat Kerja Komisi dengan Kadis Dalduk KB, Senin,(1/2/2021) kemarin ditemukan rekruitmen TPD tidak transfaran," katanya kepada Fokuspantura.com, Jumat(5/2/2021).

Proses rekruitmen yang dilakukan selama ini, telah menghasilkan 85 TPD dengan kontrak kerja bersama Perwakilan BKKBN Jawa Barat, sementara 98 TPD lainnya direkrut melalui kontrak kerja bersama Dinas Dalduk KB Kabupaten Indramayu.

BACA JUGA : Kadis Dalduk dan KB Resmi Pecat TPD Kecamatan Sindang

" Rekruitmen secara terbuka tidak dilakukan oleh Dinas dan kami tidak menemukan adanya aturan tentang rekruitmen," terang Politisi PKB Dapil Indramayu 5 ini.

Dalam menyikapi persoalan tersebuk, Komisi 2 DPRD Indramayu berencana akan melakukan konsultasi bersama Perwakilan BKKBN Jawa Barat, guna memperoleh mekanisme rekruitmen tenaga TPD di Kabupaten Indramayu, karena menyangkut dengan legalitas penerima anggaran yang disetujui oleh DPRD Indramayu.

Sementara itu, informasi yang diperoleh, bahwa Tenaga Penggerak Desa (TPD) yang selama ini direkrut diduga mengutamakan keluarga dan kolega para pejabat di lingkungan Disdalduk KB Kabupaten Indramayu, sehingga mendapat sorotan dari publik, mengingat kegiatan dan operasional TPD tersebut ditunjang oleh APBD Kabupaten Indramayu miliaran rupiah.


Redaktur: Ihsan Mahfudz
Penulis: Ihsan Mahfudz

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active