Dijanjikan Pangkalan Elpiji PD BWI, Korban Mengaku Ditipu

Dijanjikan Pangkalan Elpiji PD BWI, Korban Mengaku Ditipu

INDRAMAYU,(Fokuspantura.com),- Berlangsung selama dua tahun lebih, Cas mengaku selalu dijanjikan akan mendapatkan usaha baru sebagai agen pangkalan elpiji 3 kg dari PD Bumi Wiralodra Indramayu. Dengan membayar jaminan uang sebesar Rp25 juta kepada oknum pegawai BUMD yang bergerak dibidang SPBE, ia mengaku tertipu dan meminta kepada pihak PD BWI jika uang yang diperoleh dari hasil pinjaman renterin itu segera dikembalikan.

“Sejak bulan 11 tahun 2017, saya menyerahkan uang jaminan untuk usaha pangkalan elpiji 3 kg kepada WSP yang mengaku karyawan PD BWI, tapi hingga sekarang tidak ada kejelasan, saya merasa tertipu,” kata Cas saat meminta bantuan kepada Fokuspantura.com.

Upaya untuk menagih janji dilakukan setiap saat, bahkan beberapa kali ketemu dengan WSP, ia selalu disuguhi janji dan sabar. Bahkan hingga saat ini, ia harus menanggung bunga rentenir dari harapan usaha yang seharusnya memberikan keuntungan besar untuk menghidupi keluarganya.

Menurutnya, nasib yang dialaminya saat ini, menimpa juga kepada warga diwilayah Kecamatan Losarang dan Lohbener yang bernasib sama. Mereka dijanjikan akan mendapatkan pangkalan elpiji dengan membayar uang jaminan untuk tabung elpiji bervariatif Rp 20 hingga Rp 50 juta.

Saat disarankan untuk lapor pihak kepolisian atas dugaan penipuan yang dilakukan oleh oknum pegawai PD.BWI, pihaknya mengaku tidak memiliki biaya untuk membayar proses laporan ke polisi.

“Saya tidak punya biaya untuk lapor pak, yang saya butuhkan saat ini uang Rp25 juta bisa kembali mohon dibantu bagaimana caranya,” pinta Cas berharap.

Sementara itu, Direktur Utama PD BWI, Soen Soejarwo saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya mendengar persoalan adanya masyarakat yang sudah membayar sejumlah uang kepada bawahannya dengan dijanjikan akan mendapatkan pangakalan gas elpiji 3 kg. Namun ia membantah jika uang yang dibayarkan masyarakat untuk usaha bersama tersebut masuk ke kas PD.BWI.

“Saya sudah mengingatkan kepada WSP agar segera di selesaikan dan itu berkali – kali saya tekankan,” kata Wowo menanggapi masalah tersebut.

Ia tidak mau menanggung pengembalian uang yang sudah dibayarkan masyarakat kepada bawahanya, kendati demikian, pihaknya tak memungkiri jika WSP adalah bawahannya yang saat ini ditempatkan di Rice Center Losarang.

“Tidak ada serupiahpun uang itu masuk ke Kas BWI, jadi ini murni pribadi, bahkan masalah itu muncul sejak almarhum (Direktur Opereasional red),masih hidup,”tuturnya.

Wowo berjanji, peluang yang bisa dibantu BWI, seiring dengan penambahan kuota gas elpiji dari pihak Pertamina yang setiap ahir tahun dirilis pasokan untuk BWI ada penambahan. Namun saat awal Februari dikonfirmasi terkait peluang tersebut ia belum bisa memberikan kejelasan pasti.

“Belum mas. Dari pertamina belum ada kabar, harapanya Januari ini ada kabar baik tapi hingga Februari ini belum ada kabar baik,” pungkas Wowo menjawab konfirmasi Fokuspantura.com.


Redaktur: Ihsan Mahfudz
Penulis: Ihsan Mahfudz

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active