KAHMI Indramayu Kawal Peristiwa Ledakan Tangki Pertamina Balongan

KAHMI Indramayu Kawal Peristiwa Ledakan Tangki Pertamina Balongan

INDRAMAYU, (Fokuspantura.com),-Koordinator Presidium MD KAHMI Indramayu, MT Romli Hamim, mengungkapkan, KAHMI Indramayu menegaskan akan mengawal seluruh proses penanganan kebakaran kilang Pertamina RU VI Balongan yang saat ini sedang ditangani pihak kepolisian, pasalnya peristiwa ledakan tangki gasoline menyebabkan kebakaran beberapa waktu lalu ada hal yang harus di disampaikan kepada publik secara terbuka.

"Sebagai komunitas intelektual di Indramayu sudah menjadi tugas kami dalam mengawal penanganan segala persoalan di masyarakat," ujar Romli kepada wartawan usai menemui manajemen Pertamina RU VI Balongan, Rabu (7/4/2021).

Romli menyampaikan apresiasi kepada Pertamina RU VI Balongan yang secara terbuka menerima KAHMI dan menjelaskan beberapa hal terkait proses penanganan baik perihal pemadaman api, hingga dampak lain yang ditimbulkan. Ia bersyukur, saat ini api di empat tangki T301 seluruhnya padam dan mulai dilaksanakan normalisasi.

"Disampaikan pihak manajemen bahwa sejak hari Sabtu pekan kemarin api sudah padam total dan saat ini sudah dimulai kembali proses produksi," ujar Romli.

Romli pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama menunggu hasil investigasi yang dilakukan baik oleh internal Kementerian ESDM maupun Polri.

"Kita semua menunggu apa sebenarnya penyebabnya dan kita menghargai proses yang sedang berjalan," ujar dia.

BACA JUGA : https://www.fokuspantura.com/fokus-indramayu/4416-kahmi-indramayu-desak-polda-jabar-usut-peristiwa-ledakan-tanki-pertamina-balongan

Senada, Sekretaris MD KAHMI Indramayu, Wawan Sugiarto, mengungkapkan atas sikap PT Pertamina yang telah menyelesaikan proses ganti rugi kepada warga, dimulai dengan pendataan yang melibatkan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Daerah Indramayu dan Kejaksaan Negeri Indramayu berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Indramayu tentang Tim Survei Lapangan dan menentukan besaran ganti rugi bagi masyarakat terdampak di sekitar kilang.

"Kita senang dengan tanggapan Pertamina RU VI yang komitmen untuk membantu masyarakat terdampak, bahkan mereka menyediakan kebutuhan makanan hingga dua hari setelah pulang dari pengungsian," ujarnya.

Wawan mengatakan, KAHMI Indramayu telah mendengar langsung mengenai tahapan dan proses penggantian kerugian masyarakat baik kerusakan rumah warga, fasilitas umum, fasilitas sosial maupun dampak lingkungan akibat insiden tersebut.

"Termasuk dampak di bidang pertanian, tambak dan lainnya sudah termasuk dalam hal-hal yang akan menjadi program pemulihan dan disiapkan pengganti yang layak bagi masyarakat," terangnya.

Sementara itu, General Manager Pertamina RU VI Balongan, Hendri Agustian, menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada KAHMI Indramayu. Partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat segera memulihkan dampak insiden sehingga dapat kembali beraktifitas secara normal.

"Sebagai antisipasi kami siapkan beberapa program pencegahan, seperti pelatihan tanggap darurat bagi warga sekitar kilang dan juga menyediakan alarm di pemukiman warga untuk deteksi dini," ujar Hendri.

Ia bersyukur dalam kondisi darurat kebakaran, tidak sempat terjadi kekurangan pasokan BBM. Pertamina, dikatakan Hendri, telah menerapkan prosedur RAE atau prosedur Reguler, Alternatif dan Emergensi. 

"Kita semua berharap ini tidak terjadi lagi di kemudian hari dan kita akan terus memperbaiki sistem dan teknologi yang lebih baik lagi," ujar Hendri General Manager Pertamina RU VI Balongan saat pertemuan dengan KAHMI Indramayu.

Seperti diketahui, jajaran pengurus KAHMI Indramayu tiba di kantor Pertamina RU VI sekitar pukul 10.00 WIB, dan ditemui General Manager, Hendri Agustian serta Sekretaris Korporat PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), Ifki Sukarya. 


Redaktur: Ihsan Mahfudz
Penulis: Ihsan Mahfudz
Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive