Tumpah Ruah Warga Majasari Lepas Kuwu Wartono

Tumpah Ruah Warga Majasari Lepas Kuwu Wartono

DUA BELAS tahun terlewati sudah, suka cita dan harapan masyarakat Desa Majasari RAPIH dengan Visi Religius, Apresiatif, Produktif, Inovatif dan Harmonis bisa terwujud. Hal itu terjadi berkat kerja keras, kerja bekas dalam bingkai kebersamaan menuju peradaban baru.

Desa Majasari yang dulu terkenal dengan Inpres Desa Tertinggal (IDT), desa kumuh, lumpuh dan tak mampu menjadi kebanggaan daerah, namun seiring perjalanan implementasi Visi RAPIH, kini dapat dirasakan dan mampu mendongkrak tatanan sosial masyarakat yang harmonis, inovatif dengan berbagai predikat yang disandang baik lokal, regional maupun nasional. Puncaknya pada kepemimpinan periode kedua Wartono, mampu menyandang DESA JUARA Nasional tahun 2016.

Masa keemasan kepemimpinan periode ke dua Kuwu Wartono inilah, cahaya harapan terpancar bak gadis usia remaja, dimana tatanah kehidupan masyarakat yang tersolek dengan anggun mempesona, mampu menggerakkan desa - desa dari peloksok daerah di nusantara datang untuk sekedar ingin mengenal lebih dekat atas prestasi dan dedikasi yang dianugerahkan pemerintah pusat kepada Desa Majasari. Tawaran sebagai pemateri seminar, keynot speaker dan tamu kehormatan untuk acara inovasi desa dijalani dan keliling ke berbagai daerah di Indoensia.

Kini, masa - masa itu terlewati sudah bak gadis remaja yang sudah menginjak dewasa terbawa masa dan waktu hingga tak terasa batas usia kepemimpinan Kuwu Wartono berahir pada Kamis 14 Januari 2021, sebagaimana dalam Surat Keputusan Bupati Indramayu No. 141.1/Kep. 16-Otdes/2015 tentang Pengangkatan dan Pengesahan Calon Kuwu Terpilih, hasil Pemilihan Kuwu Serentak tahun 2014.

Saat ini adalah hari dimana Wartono, akan mengakhiri masa tugasnya sebagai kuwu. Terkenang atas jasa, pengabdian dan semangat juang dalam membangun Majasari dan kedekatannya dengan masyarakat selama ini praktis membuat suasana haru dibanjiri air mata, saat tumpah ruah para pemuka, tokoh masyarakat di halaman Kantor Desa Majasari, Kecamatan Sliyeg mengiringi Pelepasan Purna Tugas Kuwu Desa Majasari, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Wartono, S.Pd. M. Si sebagai Kuwu Desa Majasari Kec. Sliyeg masa jabatan th. 2015 - 2021.

Perasaan kaget dan bingung yang tak terhingga, berbaur dengan rasa bahagia, merupakan kebanggaan tersendiri untuk sosok pribadi seorang dan keluarga, karena yang bersangkutan tidak diberi tahu sebelumnya oleh Panitia Pelaksana maupun BPD tentang agenda acara yang akan digelar, kecuali hanya bersifat undangan formal, sementara acara yang digelar, Kamis,(14/1/2021) ini dihadiri dan dihantarkan ke tempat kediaman Kuwu Purna Tugas oleh ratusan warga masyarakat.

Mitra kerja setia Pemdes Majasari yang hadir setiap saat yakni Kapolsek Sliyeg diwakili oleh Kanit IK Aiptu Suciptoro, Danramil Sliyeg Kapten Inf. Sugianto, Camat Sliyeg diwakili Kasi Trantib Budiyanto, Ketua beserta anggota BPD Desa Majasari Kec. Sliyeg, RT/RW serta Tokoh masyarakat Desa Majasari.

"Kebersamaan dalam menjalan tugas sebagai pelayan dan abdi rakyat ada batasnya, namun ikatan silaturrahmj harus tetap terjaga," ungkap Kuwu Majasari Wartono disela - sela ahir masa jabatan.

Ungkapan pilu tak terbantahkan, atas peran serta seluruh masyarakat Majasari yang terus mendukung, memberi motivasi, inovasi dan ide positif untuk kemajuan dan perbaikan selama 12 tahun kebelakang adalah nilai penghargaan tertinggi yang tidak dapat bisa diulang kembali, karena sesungguhnya, harta dan tahta itu tak dapat diraih dengan mudah dibutuhkan pengorbanan dan perjuangan panjang.

Oleh karenanya, dipenghujung pengabdian itu, Kuwu Wartono menyampaikan permohonan maaf yang paling dalam sedalam lautan samudra atas khilaf, salah kata dan tindak tanduk selama dalam kebersamaan sangat menyakitkan perasaan seluruh masyarakat Majasari.

"Mohon maaf kepada BPD, Pamong Desa dan Masyarakat karena sampe saat ini, saya Wartono masih belum bisa berbuat lebih baik lagi untuk Majasari," lirihnya.

Kuwu Wartono, mengingatkan sebuah perjalan panjang dan perjuangan besar dari seluruh masyarakat bersama pihak - pihak terkait atas prestasi tingkat nasional dalam Pemerintahan Desa tahun 2016 bukan karena Kuwu Wartono saja melainkan semua lapisan masyarakat dari semua unsur elemen dan kedepan, siapapun yang akan memimpin Desa Majasari untuk enam tahun berikutnya diharapkan lebih maju lagi dan mari samakan persepsi menjadi Desa yang harmonis dan tetap juara.

"Saya berterima kasih kepada Pimpinan dan Segenap BPD Majasari, Segenap Pamong Desa Majasari, Lembag - lembaga Desa Majasari dan segenap tokoh serta masyarakat Majasari yang telah menginisiasi penyelenggaraan acara Pelepasan ini." Selorohnya.

Unsur pemerintah supra desa, mitra kerja desa, BPD, Lembaga-lembaga Desa, RT/RW, para Tokoh dan masyarakat Desa, yang perwakilannya memberikan testimoni akan perjalanan pemerintahan Desa Majasari dari tahun ke tahun mengalami perubahan yang signifikan. Dari Desa IDT (Inpres Desa Tertinggal) hingga meraih predikat Juara I Lomba Desa Tingkat Nasional.

"Berharap lahir kembali sosok pemimpin yang sama seperti Wartono yang telah membawa perubahan besar bagi Desa Majasari dengan segudang prestasi," ungkap salah satu pemuka masyarakat.


Redaktur: Ihsan Mahfudz
Penulis: Jaya Mulya

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active