Ini Penjelasan Kadis DPMD Indramayu Terkait Pilwu

Ini Penjelasan Kadis DPMD Indramayu Terkait Pilwu

NDRAMAYU,(Fokuspantura.com),- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu, Sugeng Haryanto, mengungkapkan, proses penyusunan draf pelaksanaan Pemilihan Kuwu (Pilwu) secara serentak bagi 171 Desa di Kabupaten Indramayu dilakukan sejak Desember 2020 kemarin.

Beberapa draf penyusunan regulasi Pilwu serentak tersebut sudah disampaikan kepada Plt Bupati Indramayu bahkan sudah disampaikan kepada Komisi 1 DPRD Indramayu pada 29 Desember 2020 kemarin yang menyebutkan bahwa tahapan Pilwu akan dilaksanakan sejak 4 Januari 2021 dan pelaksanaan pemungutan suara jatuh pada 7 April 2021 sebelum pelaksanaan ibadah puasa.

"APBD saat itu akan dicover semula Rp19 miliar berubah menjadi Rp26 miliar," katanya saat ditemui di Kantor DPMD Indramayu, Kamis,(7/1/2021).

Seiring berjalannya waktu, Permendagri nomor 72 dan Surat Edaran Mendagri 141 yang menyebutkan jika proses pelaksanaan Pilwu harus diikuti oleh maksimal 500 hak pilih. Keputusan mendadak seiring dengan kondisi Pandemi Covid -19 itu menyebabkan draf regulasi yang sebelumnya sudah disiapkan mengalami perubahan secara total hingga berdampak pada perubahan penganggaran APBD untuk bantuan keuangan desa.

"Dari awal hanya 171 TPS, sekarang harus dirubah menjadi 1.804 TPS dengan perubahan anggaran menjadi Rp 36 miliar," terang Plt.Kadinsos Indramayu ini.

Ia menegaskan, setelah melalui proses panjang, pihaknya sudah melakukan perubahan tahapan Pilwu serentak pada 5 Februari 2021 dan dimungkinkan untuk waktu pemungutan suara akan ditetapkan pada Rabu,19 Mei 2021 lima hari pasca Idul Fithri.

"Itu semua menunggu keputusan pimpinan dalam hal ini Plt Bupati Indramayu, insyaallah draf Perbup Senin lusa sudah dikirim ke meja pimpinan," terangnya.

Disinggung tentang biaya pengamanan Pilwu, pihaknya menyerahkan kepada Badan Keuangan Daerah untuk dialokasikan hibah pengamanan Pilwu bagi jajaran Kepolisian, Kodim 0616 dan Satpol PP Indramayu, termasuk biaya rapid tes bagi Calon Kuwu dan 17 ribu petugas TPS akan ditanggung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu.


Redaktur: Ihsan Mahfudz
Penulis: Ihsan Mahfudz
Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive