Fantastis Covid-19 di Indramayu, 41 Orang Terkonfirmasi Posif

Fantastis Covid-19 di Indramayu, 41 Orang Terkonfirmasi Posif

INDRAMAYU,(Fokuspantura.com),-  Penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Indramayu dalam sehari fantastis hingga 41 orang. Kenaikan rekor tertinggi ini menjadi perhatian serius Pemkab Indramayu.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, penambahan kasus tersebut menjadi rekor tertinggi selama masa Pandemi  Covid-19 di Kabupaten Indramayu.

"Total kasus secara kumulatif berjumlah 575 orang," ujar Deden dalam keterangan pers, Sabtu,(21/11/2020).

Menurutnya, penambahan kasus yang hari ini terjadi mayoritas disumbang oleh ibu rumah tangga sebanyak 15 orang. Kemudian disusul wiraswasta 11 orang, mahasiswa 4 orang, pelajar 4 orang , karyawan Dinkes 2 orang, tenaga kesehatan 2 orang, balita usia 1 tahun 2 orang, karyawan Dinas PUPR 1 orang, dan karyawan swasta 1 orang.

Mereka berasal dari Kecamatan Indramayu sebanyak 13 orang, Balongan 5 orang, Tukdana 4 orang, Sindang 4 orang, Jatibarang 3 orang, Widasari 3 orang serta Kecamatan Kroya, Bongas, Lohbener, Kandanghaur, Lelea, Sliyeg, Juntinyuat, Sukagumiwang, dan Cikedung  masing-masing 1 orang.

"Sebagian besar pasien menjalani isolasi mandiri sampai rumah sakit rujukan siap menampung," terang Kadinkes Indramayu ini.

Adapun untuk pasien lainnya yang mengalami gejala serius sudah diisolasi di RSUD Indramayu.

"Kontak erat seluruh pasien masih dilakukan pendataan," ujar dia.

Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu kembali menekankan agar masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Selalu lakukan 3 M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak)," ujarnya.

Informasi yang diperoleh, kondisi IGD RSUD Indramayu kini darurat covid, pasien suspect covid menumpuk dan mendadak bludak dengan datangnya puluhan pasien, sementara kondisi ruang isolasi juga tak terkendali, para pasien yang sudah dinyatakan positif tidak mungkin dipulangkan. Kondisi seperti itu sangat membahayakan pasien non covid dan para Nakes.

Membaca kondisi penularan yang drastis dalam seminggu kebelakang dibutuhkan perhatian Pemkab Indramayu dan Tim Gugus Tugas untuk segera melakukan langkah preventif untuk menyediakan ruang isolasi yang strategis, termasuk mempersiapkan lonjakan penularan dalam beberapa Minggu kedepan terutama menghadapi Pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang sangat diperlukan peran serta semua pihak untuk dapat melakukan pencegahan secara bersama - sama.


Redaktur: Ihsan Mahfudz
Penulis: Ihsan Mahfudz
Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive